Minggu, Juli 14, 2024

Pemkab Ciamis Rencanakan Pembangunan Jembatan Penghubung ke Tasikmalaya Pengganti Cirahong

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pemkab Ciamis berencana akan membangun jembatan yang menghubungkan Kabupaten Ciamis dengan Kabupaten Tasikmalaya. Pembangunan jembatan tersebut bakal menjadi pengganti Jembatan Cirahong sebagai akses masyarakat untuk menjalankan aktivitas perekonomian.

Selain itu, pada tahun 2022 lalu Jembatan Cirahong telah ditutup untuk kendaraan roda empat. Saat ini masyarakat pengguna roda dua yang bisa melewati jembatan legendaris tersebut.

Kepala DPUPRP Ciamis Andang Firman membenarkan hal tersebut. Pihaknya saat ini tengah mengkaji pembangunan jembatan penghubung Ciamis dan Tasikmalaya tersebut. Rencananya, jembatan itu akan menghubungkan wilayah Desa Panyingkiran Ciamis dengan Manonjaya Tasikmalaya.

“Saat ini dalam tahap pengkajian, rencana tahun 2023 ini,” ujar Andang Firman, Sabtu (15/7/2023).

Andang menyebut dalam kajian tersebut dilakukan oleh dua daerah. Pemkab Ciamis kolaborasi dengan Kabupaten Tasikmalaya. Feasibility study atau studi kelayakan oleh Pemkab Tasikmalaya, sedangkan Detail Engineering Design (DED) atau produk perencanaan (detail gambar kerja) oleh Pemkab Ciamis.

“Dengan pengkajian oleh dua daerah maka akan lebih komprehensif dari sisi kontur dan geologis tanahnya,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPUPRP Ciamis Hilman Nuryadin menambahkan pembangunan jembatan itu rencananya dekat dengan Jembatan KAI Cirahong sebelah kanan.

Kemungkinan jembatan tersebut akan dimulai pada tahun 2025. Tahapan saat ini adalah proses penyusunan FS dan DED, setelah itu dilakukan pembebasan lahan. Kemudian rencana pembangunan jembatan tersebut diajukan ke Kementerian PUPR.

“Memang pembangunan jembatan ini sudah masuk agenda nasional. Hanya saja, daerah terlebih dulu harus menyiapkan DED dan lahan. Bila itu beres di tahun 2023 ini, pengajuan tahun 2024 dan kemungkinan baru terealisasi tahun 2025 mulai pembangunan,” ungkapnya.

Hilman menuturkan, sebelumnya jembatan itu akan dibangun di daerah Kelurahan Benteng. Namun di lokasi itu dinilai terlalu panjang. Sehingga anggaran untuk pembangunannya mahal, sedangkan anggaran menurut peraturan presiden sekitar Rp 300 miliar.

“Dengan dipindahkannya lokasi ke dekat Cirahong ini diharapkan biayanya bisa lebih rendah,” ucapnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

Cuaca Tak Menentu, Petani di Ciamis Galau Garap Lahan

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Saat ini cuaca tak menentu sulit diprediksi. Hal tersebut membuat petani di Desa Pamalayan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, menjadi galau. Akibat...

Komisi D DPRD Ciamis Bahas Polemik PPDB SMA

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Komisi D DPRD Ciamis telah audiensi dari forum kepala desa (kades) dan orang tua di Kecamatan Banjaranyar terkait polemik pendaftaran peserta...

Petugas BPBD Berhasil Evakuasi Warga yang Masuk ke Sumur di Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis melakukan evakuasi warga yang masuk sumur di Desa Dewasari. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (13/7/2024)....

Pantauan Harga Minyak Goreng di Pasar Manis Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pemerintah melalui Kemendag akan menerapkan HET (harga eceran tertinggi) baru untuk minyak goreng Minyakita. Dari semula Rp 14 ribu menjadi Rp...
Kartu Anggota Perpus
Kartu Anggota Perpus
Daftar Perpus 1
Daftar Perpus 2

Terpopuler

Lainnya