Minggu, Oktober 17, 2021

Cegah Siswa DO Selama Belajar Daring, Ini Jurus Disdik Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sampai saat ini belum bisa dilakukan karena angka kasus Covid-19 masih belum landai. Namun untuk mencegah Drop Out (DO) selama belajar daring, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis melakukan berbagai cara.

Salah satu cara yang dilakukan Disdik Ciamis untuk mencegah DO dengan menginstruksikan agar para pendidik berinovasi dan berkreasi.

Baca juga:

“Tidak dipungkiri ada beberapa siswa yang nyaris DO karena terkendala belajar daring. Namun setelah kita kunjungi dan fasilitasi Alhamdulillah sekarang bisa kembali ikut belajar,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Asep Saeful Rahmat, Senin (26/7/2021).

Meskipun masih daring Disdik Ciamis tetap menekankan kepada semua pendidik agar memberikan pelayanan maksimal kepada peserta didik. Kalau ada kendala ketika belajar online, pendidik dapat melakukan guling dengan prokes yang ketat.

“Ketika ada peserta didik yang terkendala belajar daring, guru bisa home visit atau gerilya. Tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat. Ini untuk mencegah adanya peserta didik yang DO,” jelasnya.

Belajar daring merupakan salah satu alternatif belajar saat pandemi. Untuk menghindari terjadinya kerumunan. Namun ketika ada peserta didik yang terkendala karena tidak bisa menggunakan gawai maka guru boleh melakukan gerilya atau home visit.

“Daring sebagai solusi untuk menghindari kontak erat baik selama di sekolah maupun ketika menggunakan moda umum. Di samping untuk menghindari kerumunan juga,” katanya.

Untuk menghindari kejenuhan saat belajar daring. Saat ini guru di Ciamis mulai memberikan pembelajaran daring dengan metode yang menarik seperti melalui video-video yang menarik.

“Untuk keperluan siswa dalam belajar online, dana BOS bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut” imbuhnya.

Asep mengakui setahun lebih belajar online ini sangat tidak efektif. Pasalnya tumbuh kembang anak tidak akan sesuai harapan. Baik itu karakter maupun pola pikir anak tidak akan berkembang optimal.

“Bagaimanapun belajar daring tidak akan seefektif belajar tatap muka. Baik dari segi tumbuh kembang anak, psikologis maupun lainnya Belajar di sekolah sangat penting untuk perkembangan anak,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

ARTIKEL TERKAIT

BERITA TERBARU