Rabu, Juni 19, 2024

Cara Membangun Bisnis Setelah Kena PHK, Tetap Semangat!

Diberhentikan dari pekerjaan memang menjadi sesuatu hal yang mengecewakan sekaligus menakutkan. Terlebih jika memang perusahaan sudah tidak bisa lagi mempekerjakan karyawan karena masalah keuangan. Jika memang kamu terkena PHK, tak perlu sedih. Kamu bisa tetap bangkit dengan cara membangun bisnis.

Membangun bisnis tidak selamanya membutuhkan modal besar. Mulailah untuk membangun bisnis kecil-kecilan hingga bisnis tersebut bisa berkembang. Asalkan kamu ulet dan pantang menyerah, bukan tak mungkin jika bisnismu bisa berkembang pesat di kemudian hari. Berikut cara membangun bisnis setelah di PHK, antara lain :

Baca juga : 5 Kesalahan Entrepreneur Pemula yang Sering Dilakukan

Hitung jumlah pesangon yang kamu terima

Orang yang terkena PHK, biasanya mendapat tunjangan pesangon sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Hitung semua pendapatan yang kamu terima, mulai dari gaji terakhir, asuransi, dan pendapatan lainnya. Uang ini bisa kamu jadikan modal untuk membangun usaha yang akan kamu rintis.

Lihat keterampilan dan sumber daya yang ada

Mengenal kemampuan diri sendiri adalah modal awal yang harus kamu punya. Jika kamu mempunyai ketertarikan dan kemampuan di bidang pertanian, tak ada salahnya jika kamu membangun bisnis di bidang usaha pertanian, misalnya dengan membuat usaha sayuran hidroponik atau budidaya sayuran organik.

Jika kamu memerlukan bantuan orang lain, lakukan proses perekrutan karyawan untuk membantu usahamu. Jangan ragu untuk merekrut karyawan jika memang skillmu tidak cukup mumpuni untuk mengerjakan semuanya sendiri.

Buat rencana bisnis

Sebelum action, buatlah perencanaan bisnis terlebih dahulu. Hal ini dimaksudkan agar kamu bisa mematangkan ide bisnis yang sudah dibuat, menentukan target pasar, dan mencari tahu bagaimana menemukan pelanggan sehingga produkmu bisa bersaing dengan produk lain yang sudah beredar di pasaran.

Gencar lakukan promosi

Membangun bisnis tanpa melakukan promosi sama saja dengan bohong. Promosi sebenarnya tidak harus selalu mengeluarkan uang. Mulailah dari orang terdekat terlebih dahulu sehingga mereka bisa mengenal produk yang kamu jual dari mulut ke mulut.

Kamu juga bisa melakukan promosi melalui media sosial atau media yang lainnya. Yang terpenting dari semuanya, pertahankan kualitas produk yang kamu jual sehingga kamu bisa mempunyai pelanggan tetap yang setia membeli produkmu dari waktu ke waktu.

Jangan berhenti belajar

Jika bisnismu pada awalnya sudah berkembang pesat, jangan cepat merasa puas. Kamu memerlukan banyak ilmu agar bisnismu bisa bertahan dari waktu ke waktu. Untuk itu seringlah menghadiri workshop atau yang sejenisnya agar skillmu bisa bertambah.

Cara Efektif Budidaya Buah Naga Agar Pertumbuhannya Tidak Terhambat

Budidaya buah naga sudah banyak ditemukan di Indonesia. Buah yang berasal dari sejumlah spesies kaktus dalam marga Hylocereus dan Selenicereus dengan ciri khas sisik...

Daftar e-Wallet Populer Indonesia, Apa aja kegunaannya?

Halo good people, di era yang serba canggih ini tentu sudah tidak asing lagi dengan beberapa aplikasi e-wallet. Nah ada nih daftar e-wallet populer...

Tips Menabung Efektif, Wajib Simak Biar Dana Teralokasi dengan Benar

Tips Menabung Efektif merupakan tips buat sobat djava yang merasa uangnya cepat habis atau pun tidak terkontrol pengeluarannya. Sobat djava pasti pernah menanyakan kemana...

Surat Pemberitahuan Tahun (SPT) Pajak, Segera Lapor Sebelum Kena Sanksi Denda!

Surat Pemberitahuan Tahunan atau biasa dikenal dengan SPT ini merupakan instrumen yang digunakan wajib pajak dalam melaporkan kekayaannya. Hal tersebut sudah berlaku mulai dari...
Kartu Anggota Perpus
Kartu Anggota Perpus
Daftar Perpus 1
Daftar Perpus 2

Terpopuler

Lainnya