Kamis, Mei 23, 2024

Mayoritas Warga di 5 Kecamatan Ciamis Punya Bahasa dan Budaya Jawa

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, memiliki keanekaragaman bahasa, adat dan budaya. Seperti 5 kecamatan di Ciamis ini yang memiliki bahasa dan budaya Jawa, meski berada di tanah Sunda.

5 kecamatan ini berada di perbatasan antara Jawa Barat dengan Jawa Tengah. Selain berada pada daerah perbatasan, lalu apa alasan lain kenapa warganya lebih banyak yang menggunakan bahasa Jawa daripada Sunda?

5 kecamatan itu adalah Kecamatan Lakbok, Pamarican, Banjaranyar dan Banjarsari. Meski demikian, tidak 100 persen warga 5 kecamatan itu berbahasa Jawa, namun ada juga yang memang tetap menggunakan bahasa Sunda.

Bahasa Jawa yang warga Ciamis ini gunakan lebih condong bahasa dari daerah Banyumas atau Kebumen. Tapi meski berbahasa Jawa, namun mereka juga bisa dan memahami bahasa Sunda.

Tak hanya bahasa saja, kesenian dan budayanya pun identik dengan Jawa. Sebutan saja, ebeg, wayang kulit, wayang orang, campursari, dan lainnya.

“Ya kalau tidak salah ada 5 kecamatan yang memang bahasa sehari-harinya kebanyakan menggunakan bahasa Jawa. Seperti Lakbok, Purwadadi, Banjarsari, Banjaranyar dan Pamarican,” ujar Kadis Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Ciamis Erwan Darmawan.

Erwan menegaskan, meski 5 kecamatan itu banyak yang memakai bahasa Jawa, namun Pemkab Ciamis tak pernah membedakan. Mereka bebas menggunakan bahasa ibu sesuai dengan asalnya.

Pemkab Ciamis pun ikut mengembangkan budaya Jawa yang berkembang. Bahkan sejumlah event atau festival pun berbagai pertunjukan kesenian yang bernuansa Jawa.

Erwan menerangkan asal muasal 5 kecamatan di Ciamis pakai bahasa Jawa ini berdasarkan folklor dan garis kerukunan. Menurut folklor, konon tak terlepas dari pengaruh perkembangan Mataram, dimana warga Mataram yang memilih menetap.

“Juga berdasarkan garis keturunan. Kemungkinan hal yang wajar di daerah perbatasan, ada pertukaran kebudayaan dan bahasa. Begitu juga di Jawa Tengah ada beberapa daerah yang berbahasa Sunda,” ungkap Erwan.

Erwan bersyukur dengan adanya keanekaragaman tersebut. Hal ini membuktikan bahwa kekayaan budaya di Kabupaten Ciamis sangat melimpah dan beragam. (Ayu/CN/Djavatoday)

Tarsum Pelaku Mutilasi Istri Dikembalikan ke Polres Ciamis Usia Jalani Observasi di RS Jiwa Cisarua

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Sudah 14 hari sudah Tarsum pelaku kasus pembunuhan dan memutilasi istrinya di Ciamis menjalani rehabilitasi di RS Jiwa Cisarua Bandung. Tarsum...

HUT Kodam III Siliwangi, Kodim Ciamis Gelar Turnamen Sepakbola U-17 Dandim Cup

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kodim 0613 Ciamis menggelar turnamen sepakbola U-17 Dandim Cup antar kecamatan. Turnamen ini digelar dalam rangka peringatan HUT ke 78 Kodam...

Pria Asal Tasikmalaya Diamankan Polres Ciamis gegara Curi Mobil Pajero Sport Milik Temannya

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Seorang pria berinisial YS (42) warga Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya kini harus mendekam di ruang tahanan Polres Ciamis. YS tega mencuri...

Dishub Ciamis Imbau Bus Studi Tur Dicek Kelaikan Pada H-1 Keberangkatan

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Dinas Perhubungan Ciamis mengimbau kepada sekolah dan PO Bus yang akan melaksanakan studi tur agar melakukan cek kelaikan bus pada H-1...
Kartu Anggota Perpus
Kartu Anggota Perpus
Daftar Perpus 1
Daftar Perpus 2

Terpopuler

Lainnya