Musim Kemarau, Debit Air di Sungai Citanduy di Banjar Menyusut

Berita Banjar (Djavatoday.com),- Musim kemarau baru berlangsung beberapa pekan ini, namun dampaknya sudah terasa. Seperti Sungai Citanduy yang kini mulai menyusut, debit airnya terus berkurang.

Seperti yang terlihat di sekitar Bendung Dobo Sungai Citanduy, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar Jawa Barat, Senin (28/8/2023). Debit airnya kini hanya sekitar 14 m3 per detik. Padahal kondisi normal bisa mencapai 292 m3 per detik.

Akibatnya, kini batuan cadas pada dasar Sungai Citanduy sekitar Bendung Dobo kini nampak terlihat. Debit air yang kecil membuat sebagian aliran sungai menyusut.

Dengan kondisi itu, warga memanfaatkan Sungai Citanduy yang menyusut dengan beragam aktivitas. Mulai dari memancing, menangkap ikan dengan jala hingga dipakai berenang.

Warga Banjar Cahyadi menyebut Sungai Citanduy terlihat mulai menyusut beberapa hari lalu sejak musim kemarau. Semakin hari, dasar Sungai Citanduy terlihat karena kurangnya debit air.

“Ya memang kalau musim kemarau kondisi di Sungai Citanduy di sini pasti surut di sebelah sisi Bendung Dobo. Kalau kondisinya seperti ini banyak warga yang mancing dan cari ikan, ada juga anak-anak berenang,” ungkapnya.

Sementara itu, Rahmat, Humas Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, membenarkan sejak beberapa hari lalu kondisi debit air Sungai Citanduy menyusut akibat kemarau.

Kondisi tinggi air yang ada pada sungai Citanduy beberapa hari ini sesuai dengan pantauan alat ukur yang terpasang di Pataruman debitnya sekitar 14 m3/detik. Sedangkan untuk kondisi normal debitnya sekitar 292 m3/detik.

Panjang Sungai Citanduy sekitar 180 kilometer. Menjadi sungai yang terbesar yang ada di wilayah Priangan Timur. Sungai Citanduy dimanfaatkan untuk air bagi untuk 12 daerah.

“Sungai Citanduy biasa dimanfaatkan untuk air baku, Irigasi dan peternakan. Secara administrasi Pemerintahan, wilayah Sungai Citanduy terdiri dari 10 kabupaten dan 2 kota. Namun untuk sekarang dampak musim kemarau, debit air Sungai Citanduy menyusut sekitar 14 m3 per detik,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

Pelaku Pembunuhan Pak Ogah di Banjar Ditangkap di Bandung, Motif Dendam Terungkap

Berita Banjar (Djavatoday.com),- Polisi akhirnya mengungkap misteri kematian Asep, pria yang sehari-hari bekerja sebagai pengatur lalu lintas atau Pak Ogah di Kota Banjar. Pelaku...

Jasad Pria Ditemukan Tergeletak Dekat Warung di Banjar, Ada Luka di Perut

Berita Banjar (Djavatoday.com),- Warga di sekitar Jalan Nasional Siliwangi, tepatnya kawasan Ciaren, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria, Jumat (7/8/2026)...

Tiga Rumah di Kota Banjar Ludes Dilalap Api

Berita Banjar (Djavatoday.com),- Suasana dini hari di Kelurahan Mekarsari, Kota Banjar, mendadak berubah mencekam. Saat sebagian besar warga masih terlelap, kobaran api tiba-tiba muncul...

Dedi Mulyadi Ingin Warga Jabar Jadi “Manusia Unggul”, Sekolah Maung Disiapkan untuk Siswa Berprestasi

Berita Banjar (Djavatoday.com),- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menyinggung gagasannya tentang pembentukan generasi unggul di Jawa Barat. Hal itu disampaikan Dedi usai melaksanakan...

Terbaru