Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pabrik pembuatan tusuk sate di Dusun Pasirpeuteuy, Desa Sidamulya, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, terbakar saat proses pengopenan berlangsung. Kebakaran menghanguskan bagian bangunan berukuran sekitar 6×9 meter.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Pabrik milik Ade Suhendra (40), seorang wiraswasta, saat itu sedang beroperasi.
Kabid Damkar Dinas Satpol PP Ciamis Budi Rahmat mengatakan, kebakaran diduga bermula ketika proses pengopenan tusuk sate dilakukan. Ade sempat meninggalkan pabrik untuk mengambil barang di rumahnya yang berada tepat di sebelah bangunan.
“Ketika pabrik sedang beroperasi melakukan pengopenan tusuk sate, pemilik meninggalkan pabrik sebentar untuk mengambil barang di rumahnya. Saat itu kondisi di lokasi sedang diterpa angin cukup besar,” kata Budi.
Saat kembali, Ade mendapati api sudah membesar dan menjalar di bagian atap pabrik. Ia kemudian segera meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.
“Begitu kembali ke lokasi, api sudah membesar di area atap pabrik. Pemilik langsung menghubungi UPT Damkar Kabupaten Ciamis dan Pos WMK Rancah untuk meminta penanganan,” ujarnya.
Petugas Pos WMK Rancah kemudian bergerak menuju lokasi menggunakan kendaraan Unit Pancar Z 8158 T. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman dan dilanjutkan dengan proses pendinginan.
“Petugas langsung melaksanakan pemadaman hingga pendinginan. Setelah itu dilakukan observasi menyeluruh untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyebabkan kebakaran kembali,” tutur Budi.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerusakan pada bangunan pabrik dan kerugian ditaksir mencapai Rp80 juta.
Penanganan kebakaran turut melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Polsek Cisaga, Koramil Cisaga, aparatur Desa Sidamulya dan Kecamatan Cisaga, Damkar Kota Banjar, Puskesmas Cisaga, PLN Cisaga, Tagana, serta warga setempat.
Petugas juga melakukan pendataan di lokasi sebagai bahan laporan kepada pimpinan sekaligus memberikan sosialisasi mengenai nomor darurat pemadam kebakaran kepada masyarakat.
“Selain melakukan penanganan, kami juga mendata kondisi di lokasi dan mengingatkan masyarakat mengenai nomor darurat pemadam kebakaran agar bisa segera menghubungi petugas ketika terjadi kebakaran,” kata Budi. (Ayu/CN/Djavatoday)
Setelah kondisi dinyatakan aman, petugas Pos WMK Rancah meninggalkan lokasi dan kembali ke pos sekitar pukul 12.50 WIB untuk melanjutkan tugas piket dan kesiapsiagaan. (Ayu/CN/Djavatoday)

