Hari Perdamaian Internasional diperingati setiap 21 September. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa menjaga perdamaian bukan hanya tugas pemerintah atau lembaga internasional. Hal sederhana yang dilakukan setiap orang dalam kehidupan sehari-hari juga bisa menjadi bagian dari upaya menciptakan kehidupan yang lebih damai.
Setiap tanggal 21 September, masyarakat dunia diajak kembali mengingat pentingnya perdamaian, toleransi, persaudaraan dan penghentian kekerasan. Perdamaian sendiri tidak selalu berarti tidak adanya perang. Dalam kehidupan sehari-hari, perdamaian juga terlihat dari cara seseorang menghargai perbedaan, menyelesaikan persoalan dengan dialog dan menjaga hubungan baik dengan orang lain.
Kapan Hari Perdamaian Internasional Diperingati?
Hari Perdamaian Internasional diperingati setiap 21 September.
Penetapan tanggal tersebut memiliki sejarah yang cukup panjang. Sebelumnya, Hari Perdamaian Internasional diperingati bertepatan dengan pembukaan sidang tahunan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Kemudian, pada 7 September 2001, PBB menetapkan 21 September sebagai tanggal tetap Hari Perdamaian Internasional. Sejak 2002, tanggal tersebut secara resmi digunakan sebagai hari untuk memperkuat pesan perdamaian, non-kekerasan dan penghentian permusuhan.
Karena itu, ketika mencari tahu Hari Perdamaian Internasional tanggal berapa, jawabannya adalah 21 September setiap tahun.
Sejarah Hari Perdamaian Internasional
Sejarah Hari Perdamaian Internasional bermula pada 1981. Saat itu, PBB menetapkan sebuah hari khusus untuk memperkuat cita-cita perdamaian di tengah masyarakat dunia.
Peringatan pertama kemudian berlangsung pada September 1982.
Pada masa awal, Hari Perdamaian Internasional belum memiliki tanggal yang tetap. Peringatannya mengikuti pembukaan sidang tahunan Majelis Umum PBB.
Perubahan terjadi pada 2001. PBB memutuskan bahwa Hari Perdamaian Internasional diperingati secara permanen setiap 21 September. Tanggal tersebut mulai digunakan secara tetap sejak 2002.
Sejak saat itu, 21 September menjadi salah satu tanggal penting dalam kalender internasional untuk mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya membangun perdamaian dan menghindari kekerasan.
Apa Tujuan Hari Perdamaian Internasional?
Peringatan Hari Perdamaian Internasional memiliki pesan yang sederhana, yakni mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan memperkuat perdamaian.
Pesan tersebut sebenarnya dekat dengan kehidupan sehari-hari. Perdamaian bisa dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja hingga lingkungan masyarakat.
Menghargai pendapat orang lain, tidak mudah terpancing emosi, menyelesaikan persoalan dengan musyawarah serta menghormati perbedaan merupakan contoh kecil yang bisa dilakukan.
Dengan cara seperti itu, perdamaian tidak berhenti sebagai slogan, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Cara Memperingati Hari Perdamaian Internasional
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperingati Hari Perdamaian Internasional. Tidak harus melalui kegiatan besar.
- Mengadakan diskusi tentang perdamaian
Sekolah, kampus, komunitas maupun organisasi dapat mengadakan diskusi mengenai toleransi, keberagaman dan pentingnya menyelesaikan konflik tanpa kekerasan.
- Mengajarkan toleransi sejak dini
Anak-anak dapat dikenalkan dengan nilai perdamaian melalui kegiatan sederhana. Misalnya belajar menghargai teman, berbagi, meminta maaf dan menyelesaikan perselisihan dengan cara yang baik.
- Melakukan kegiatan sosial
Kegiatan sosial seperti membantu warga yang membutuhkan, bakti sosial atau kegiatan kemanusiaan juga dapat menjadi bentuk nyata memperingati Hari Perdamaian Internasional.
- Menjaga ucapan dan perilaku
Perdamaian bisa dimulai dari hal yang sangat sederhana. Menghindari perkataan yang memancing pertengkaran, tidak melakukan perundungan dan tidak memperbesar konflik merupakan bentuk nyata menjaga kedamaian.
- Menyebarkan pesan positif di media sosial
Media sosial dapat digunakan untuk membagikan pesan tentang toleransi, persaudaraan, keberagaman dan pentingnya hidup berdampingan secara damai.
- Menggelar kegiatan seni dan budaya
Kegiatan seni dan budaya juga bisa menjadi sarana mempererat hubungan masyarakat. Pertunjukan seni, pentas musik atau kegiatan budaya yang melibatkan berbagai kelompok dapat menjadi ruang untuk saling mengenal dan menghargai.
Makna Hari Perdamaian Internasional
Hari Perdamaian Internasional bukan sekadar peringatan tahunan yang jatuh pada 21 September. Ada pesan yang lebih luas di baliknya, yaitu mengajak manusia untuk terus membangun hubungan yang lebih baik dengan sesama.
Perdamaian memang sering dibicarakan dalam konteks peperangan dan konflik antarnegara. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, perdamaian bisa dimulai dari lingkungan yang paling dekat.
Ketika seseorang memilih berdialog daripada bertengkar, menghargai perbedaan daripada memaksakan kehendak, serta membantu orang lain tanpa melihat latar belakangnya, di situlah nilai perdamaian mulai tumbuh.
Karena itu, Hari Perdamaian Internasional 21 September dapat menjadi pengingat bahwa menciptakan dunia yang lebih damai bukan hanya pekerjaan para pemimpin atau lembaga internasional.
Perdamaian juga dimulai dari diri sendiri, dari keluarga, lingkungan sekitar dan dari cara kita memperlakukan orang lain. (Ayu/CN/Djavatoday)

