Rabu, Juni 12, 2024

Pendemi Usaha Sulit, Ini Tips Dari Pengusaha Abon Ciamis

Berita Ciamis, (Djavatoday),- Pendmi Covid19 berdampak luar biasa pada sektor ekonomi. Banyak pengusaha tidak mampu bertahan dan terpakasa menutup usahanya. Namun kondisi tersebut tidak berlaku pada pelaku UKM Abon dan Dendeng asal Ciamis Novita Mustika Dewi.

Pelaku UKM asal Lingkungan Rancapetir, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat tersebut mengaku malah mendapat hikmah dari Pendemi Covid19.

” Pendemi membuka mata saya, sebelumnya saya hanya mengandalkan penjualan offline saja. Tidak memaksimalkan penjualan Online. Melalui marketing penjualan online penjualan malah meningkat,” kata Novi, (24/11/2020)

Baca Juga : https://43.218.225.166/kuliner/bakso-merapi-ciamis-bikin-bibir-dower-dan-ketagihan/

Novi merupakan generasi ketiga, keturunan Bu Iloh pendiri Abon Rajawali yang melegendi di Ciamis.

Pendemi yang diikuti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kota – kota besar membuat permintaan Abon dan Dengdeng Ciamis meningkat.

Selain dari kota – kota besar di daerah Jawa, permintaan dari luar Jawa seperti Palembang, Palangkaraya sampai Makasar mulai berdatangan.

” Abon dan Dendeng Ciamis termasuk makanan yang tahan lama, praktis cepat saji. Sehingga menjadi pilihan untuk stok makanan di rumah. Alhamdulillah sampai sekarang pesanan tetap lancar,” ujar Novi.

Novi menuturkan, saat ini promosi penjualan dimaksimalkan melalui Medsos sampai E-commerce seperti Tokopedia dan lainya.

” Dari medsos permintaan reseller Abon dan Dendeng Ciamis juga mulai bertambah sampai tiga kali lipat. Dari Bekasi, Bandung, Jakarta. Ada juga dari Palembang dan Makasar,” ungkap Novi.

Melihat peluang pasar yang bagus, Novi berinovasi dengan menambah varian produk baru. Ada abon pedas, paru-paru berbumbu beku, abon daging ayam, ayam katsu, termasuk menambah Mustofa yang menjadi best seller.

Untuk produksi pesanan rata-rata abon 500 kg per bulan dan dendeng 300 kg perbulanya. Meski produksi terus bertambah, proses pembuatan abon dan dengdeng masih mempertahankan cara tradisional.

” Untuk mempertahankan kualitas rasa, cara pembuatan Abon dan Dendeng Ciamis masih mempertahankan cara tradisional. Selain itu kemasan disesuaikan dengan permintaan. Saya berharap para pelaku UMK dapat tetap optimis dan jeli melihat peluang,” kagta Novita. (Mang Moh/Djavatoday)

Pilkada 2024, Lima Partai di Ciamis Sepakat Kerja Sama Politik

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Lima partai politik di Kabupaten Ciamis sepakat menandatangani nota kesepahaman kerja sama politik. Penandatanganan dilaksanakan di sebuah rumah makan di Jalan...

Polisi Rekonstruksi Kasus Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Peragakan 54 Adegan

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Satreskrim Polres Ciamis menggelar rekonstruksi kasus suami bernama Tarsum yang bunuh dan mutilasi istri, di Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Rabu (12/6/2024)....

Cipta Kondisi dan Kamtibmas, Personel Polsek Sukadana Ciamis Datangi Warga

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Dalam rangka cipta kondisi dan antisipasi gangguan Kamtibmas, personel Satreskrim Samapta Polres Ciamis lakukan patroli dialogis. Patroli kali ini dengan menyambangi warga...

Disdukcapil Ciamis Raih Penghargaan Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Ciamis raih piagam penghargaan penganugerahan predikat penilaian kepatuhan, dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Pj Bupati Ciamis, Engkus Sutisna...
Kartu Anggota Perpus
Kartu Anggota Perpus
Kominfo Ciamis
Daftar Perpus 1
Daftar Perpus 2
Kominfo Ciamis

Terpopuler

Lainnya