Sabtu, Maret 2, 2024
namakamu.com
namakamu.com
namakamu banner id
namakamu banner id

Pandemi Covid-19 Diprediksi Akan Jadi Endemik

namakamu.com
namakamu.com
namakamu banner id
namakamu banner id

Tepat pada tanggal 02 Maret tahun lalu, Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya temuan kasus perdana Covid-19 di Indonesia. Presiden yang didampingi oleh Menteri Kesehatan saat itu, menyampaikan bahwa kasus tersebut bermula dari salah seorang WN Jepang yang ada di Indonesia. Sejak saat itu, Indonesia mulai dihadapkan dengan pandemi Covid-19 yang berlangsung hingga sekarang.

WN Jepang itu diketahui positif Covid-19 ketika kembali ke Malaysia, dan setelah ditelusuri ia telah melakukan kontak dengan perempuan warga negara Indonesia yang berusia 31 tahun dan sang ibu yang berusia 64 tahun. Mereka kemudian disebut Pasien 01 dan 02.

Pandemi Covid-19 Menurut WHO

Pada akhir tahun 2020, pakar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini bisa menjadi endemik.

Penyakit endemik sendiri mempunyai arti penyakit yang selalu ada di suatu daerah atau kelompok populasi tertentu. Beberapa contoh penyakit endemik yang ada di Indonesia diantaranya penyakit DBD, malaria, hepatitis, tuberculosis dan lain sebagainya.  

Profesor David Heyman selaku ketua kelompok penasihat strategi dan teknis WHO untuk bahaya infeksi, mengatakan bahwa virus Covid-19 ditakdirkan akan menjadi endemik, bahkan saat vaksin mulai diluncurkan.  Oleh karena itu, WHO mengingatkan agar dunia bisa belajar untuk hidup berdampingan dengan Covid-19.

Dr. Soumya Swaminathan sebagai kepala ilmuwan WHO menambahkan, bahwa dengan adanya pelaksanaan vaksinasi Covid-19, bukan berarti kita boleh mengabaikan protokol kesehatan seperti jaga jarak, mencuci tangan, memakai masker dan menghindari kerumunan.

Swaminathan mengatakan bahwa peran pertama dari vaksin itu sendiri yakni untuk mencegah penyakit simptomatik, penyakit parah dan kematian.

Menurut Swaminathan pertanyaan mengenai apakah vaksin dapat mengurangi jumlah infeksi atau mencegah orang menularkan virus, sebenarnya masih perlu dikaji.

Ia berpendapat bahwa mereka sendiri tidak mempunyai bukti bahwa vaksin apapun dapat mencegah seseorang benar-benar terinfeksi. Jadi mereka berasumsi bahwa orang yang sudah divaksinasi juga perlu melakukan tindakan pencegahan yang sama seperti yang lainnya.

Pada kesempatan yang sama, direktur jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa tahun ini kita akan melihat tantangan baru dari Covid-19. Misalnya dengan munculnya varian baru Covid-19 dan tantangan membantu orang yang lelah dan penat akibat dari pandemi yang berkepanjangan.

Apapun yang terjadi saat ini tetaplah optimis ya kawan. Jangan terlalu merasa cemas dengan pandemi Covid-19 yang terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia ini. Tetap berhati-hati dan patuhi protokol kesehatan dengan selalu melakukan 3M. (Willy/CN//Djavatoday))

Ciri Penyakit Amandel, Yuk Kenali Sedini Mungkin!

Ciri penyakit amandel bisa kita lihat dari gejala-gejala umum yang mudah terlihat. Dengan mengenali gejala amandel maka kamu memiliki waktu yang lebih cepat untuk...

4 Manfaat Tablet Tambah Darah bagi Remaja Perempuan dan Wanita Usia Subur

Manfaat tablet tambah darah (TTD) sangat besar bagi kesehatan remaja putri dan wanita usia subur (WUS). Tablet tambah darah merupakan obat yang mengandung zat...

5 Penyebab Kulit Kering, Jangan Sepelekan!

Penyebab kulit kering ada beragam dan kamu harus memahaminya untuk dapat mengatasinya. Kulit kering memang menjadi salah satu kondisi yang sering terjadi pada sebagian...

5 Rekomendasi Obat Nyeri Haid: Datang Bulan Lancar, Perut Aman!

Rekomendasi obat nyeri haid berikut ini dapat kamu temukan di apotik atau toko obat lainnya. Datang bulan yang disertai dengan rasa nyeri memang menyerang...
spot_img

Terpopuler

Lainnya