Salat Istisqa, Bupati Ciamis Sebut 11 Kecamatan Krisis Air Bersih

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Ribuan warga Tatar Galuh Ciamis di berbagai daerah dan desa di 27 kecamatan serentak melaksanakan salat istisqa, Rabu (18/10/2023). Masyarakat antusias mengikuti salat untuk meminta hujan. Banyak wilayah di Ciamis dilanda krisis air bersih akibat kemarau panjang.

Untuk tingkat Kabupaten Ciamis, salat Istisqa digelar di Taman Alun-alun Ciamis. Peserta yang hadir sekitar 6.000 jemaah. Terdiri dari ASN, pegawai BUMN/BUMD, instansi vertikal, santri para siswa SD, MI, SMP dan juga SMA.

Pantauan, para jemaah khusyuk melaksanakan salat untuk minta hujan. Meski cuaca cukup panas, namun ribuan jemaah mengikuti kegiatan hingga khatib selesai menyampaikan khutbah. Iman dalam salat Istisqa ini KH Bukhori Muslim dan Khotib KH Saeful Ujun.

“Tujuannya ikhtiar batiniah melaksanakan salat Istisqa, dilaksanakan di seluruh daerah di Ciamis. Untuk di Alun-alun Ciamis yang hadir ada 6.000 jemaah,” ucapnya.

Salat Istisqa ini dapat memupuk jiwa ta’aruf pendakian spiritual, sehingga menumbuhkan optimisme meski di tengah himpitan musim kemarau.

Sementara itu, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan dampak musim kemarau tahun ini ada 11 kecamatan yang mengalami krisis air bersih. Pemkab Ciamis melalui BPBD Ciamis menyuplai air ke daerah yang mengalami kekurangan air bersih setiap hari.

“Ada 11 kecamatan yang mengalami kekurangan air bersih. Setiap hari kami suplai air. Alhamdulillah seluruh pihak di Ciamis kolaborasi, BUMN, BUMD dan juga TNI-Polri bahu membahu membantu masyarakat yang kesulitan air,” ujar Herdiat.

Salat Istisqa ini, menurut Herdiat sebagai upaya batiniah dalam menghadapi kemarau panjang. Sesuai dengan surat edaran, salat Istisqa ini dilaksanakan juga di seluruh 27 kecamatan.

“Mengajak seluruh jemaah memperbanyak istisfar memohon ampunan. Ikhtiar ini semoga Alloh SWT menurunkan hujan yang membawa rahmat yang memberikan keberkahan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Herdiat pun mengajak warga Tatar Galuh untuk mendoakan Palestina yang saat ini menghadapi musibah peperangan. (Ayu/CN/Djavatoday)

Kemarau 2026 di Ciamis Diprediksi Lebih Parah dari 2023, 8.646 KK Terdampak

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Musim kemarau 2026 mulai menunjukkan dampak yang lebih luas di Kabupaten Ciamis. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ciamis mencatat laporan kekeringan...

Kejar Target 50 Persen, Dinkes Ciamis Genjot Program Cek Kesehatan Gratis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Cakupan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Ciamis terus diperluas. Hingga 7 September 2026, program pemeriksaan kesehatan gratis tersebut telah...

Ciamis Tak Terdampak Abu Vulkanik, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis memastikan hingga Senin (7/9/2026) siang belum menemukan dampak sebaran abu vulkanik yang diduga berkaitan...

Tradisi Nyangku di Panjalu Ciamis, Merawat Warisan Leluhur hingga Generasi Mendatang

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kawasan Pasanggrahan, Desa Panjalu, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, dipenuhi warga pada Senin (7/9/2026). Mereka datang untuk mengikuti Tradisi Nyangku, ritual adat yang...

Terbaru