Kejar Target 50 Persen, Dinkes Ciamis Genjot Program Cek Kesehatan Gratis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Cakupan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Ciamis terus diperluas. Hingga 7 September 2026, program pemeriksaan kesehatan gratis tersebut telah menjangkau 34,80 persen penduduk.

Capaian itu sekaligus menempatkan Kabupaten Ciamis di posisi ketiga terbaik di Jawa Barat. Meski demikian, Dinas Kesehatan (Dinkes) Ciamis masih harus mengejar target minimal 50 persen hingga akhir Desember 2026.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Ciamis, Dr. Eni, mengatakan program CKG dirancang untuk mendorong perubahan pola pelayanan kesehatan. Masyarakat diharapkan tidak datang ke fasilitas kesehatan hanya ketika sudah mengalami keluhan atau sakit.

“CKG ini dari yang tadinya ompong menjadi on-point. Target kita 50 persen dari jumlah penduduk di Kabupaten Ciamis. Mulai dari bayi baru lahir, anak-anak, remaja, usia produktif sampai lansia harus mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis,” ujar Dr. Eni saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan sejak usia dini menjadi bagian penting dalam upaya mengetahui kondisi kesehatan masyarakat. Dengan pemeriksaan tersebut, berbagai risiko penyakit dapat ditemukan lebih awal sehingga bisa segera ditindaklanjuti.

Pelaksanaan CKG menyasar seluruh kelompok usia. Pada bayi baru lahir, pemeriksaan diarahkan untuk mengetahui kondisi kesehatan sekaligus mendeteksi kemungkinan gangguan sejak awal.

Sementara pada anak usia sekolah, program lebih mudah diperluas melalui lingkungan pendidikan. Sekolah menjadi salah satu tempat strategis untuk menjangkau anak-anak dalam jumlah besar.

Tantangan justru muncul ketika sasaran mulai memasuki usia remaja dan produktif.

Dinkes menemukan masih ada remaja yang sudah tidak bersekolah sehingga lebih sulit dijangkau. Begitu pula masyarakat usia produktif yang sebagian besar bekerja di luar daerah dan tidak lagi tinggal di kampung halaman.

“Yang menjadi kendala itu anak usia remaja yang sudah putus sekolah. Kemudian usia produktif banyak yang tidak ada di kampung halaman karena bekerja di luar daerah,” katanya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dinkes Ciamis mulai memperluas pola pendekatan. Pemeriksaan tidak hanya dilakukan melalui fasilitas pelayanan kesehatan dan sekolah, tetapi juga menyasar komunitas serta sejumlah institusi.

“Kita akan menyasar komunitas dan perbankan, selain anak usia muda, usia produktif dan lansia. Jadi semua kelompok umur harus kita jangkau,” ujarnya.

Kelompok lanjut usia juga menjadi perhatian dalam perluasan CKG. Dinkes menyiapkan pendekatan melalui paket Cinta Lansia, termasuk menyasar lansia yang masih memiliki penghasilan atau menerima gaji.

Langkah tersebut dilakukan agar pemeriksaan kesehatan tidak berhenti pada kelompok masyarakat yang mudah dijangkau. Seluruh kelompok umur diharapkan memperoleh kesempatan yang sama untuk mengetahui kondisi kesehatannya.

Dr. Eni menegaskan, keberhasilan CKG tidak semata-mata diukur dari tingginya persentase masyarakat yang sudah diperiksa. Lebih jauh, data hasil pemeriksaan diharapkan dapat menjadi dasar untuk memetakan kondisi kesehatan masyarakat Ciamis.

“Tujuannya adalah pemetaan, dari yang sebelumnya masih ompong menjadi lebih terpetakan kondisi kesehatannya di Kabupaten Ciamis,” katanya.

Dengan capaian 34,80 persen per 7 September 2026, Dinkes Ciamis masih memiliki waktu sekitar tiga bulan untuk meningkatkan cakupan pemeriksaan hingga mencapai sedikitnya 50 persen.

Artinya, masih ada sekitar 15,20 persen cakupan yang harus dikejar.

Dinkes Ciamis optimistis target tersebut dapat dicapai dengan memperluas sasaran dan menggandeng lebih banyak komunitas maupun institusi yang memiliki anggota dalam jumlah besar.

Upaya tersebut sekaligus diharapkan membuat CKG tidak sekadar menjadi program pemeriksaan kesehatan gratis, tetapi menjadi pintu masuk untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat Ciamis secara lebih menyeluruh. (Andra/CN/Djavatoday)

Cara Ciamis Melestarikan Naskah Kuno, Dorong Masyarakat Ikut Terlibat

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Lembaran kertas yang mulai menua bisa menyimpan cerita panjang tentang kehidupan masyarakat pada masa lampau. Di dalam naskah kuno, tersimpan jejak...

APBD Ciamis Terbatas, Herdiat Dorong UMKM Jadi Penggerak Ekonomi

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah di tengah keterbatasan...

Hadapi Persiraja, PSGC Ciamis Bertekad Bawa Pulang Poin dari Aceh

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- PSGC Ciamis membidik poin saat bertandang ke markas Persiraja Banda Aceh pada pekan ketujuh Liga 2 Indonesia 2026/2027. Laskar Singacala membawa...

Investasi Tahu Bulat hingga Ojek, Pria Asal Ciamis Tipu Belasan Orang

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Satreskrim Polres Ciamis mengungkap dugaan penipuan dan penggelapan bermodus investasi tahu bulat hingga usaha ojek sepeda motor. Seorang pria berinisial AS...

Terbaru