Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Semangat warga Tatar Galuh dalam memenuhi kewajiban pajak kian terasa. Di awal tahun 2026, puluhan desa di Ciamis kompak melunasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hanya dalam waktu sehari setelah Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) dibagikan.
Data dari Bapenda Kabupaten Ciamis mencatat, sebanyak 49 desa berhasil menuntaskan pelunasan dalam kurun 1×24 jam. Capaian ini menjadi sinyal positif meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah melalui pajak.
Kepala Bapenda Ciamis, Aef Saefuloh, menyebut angka tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Jika tahun lalu hanya 42 desa, kini jumlahnya bertambah signifikan.
“Alhamdulillah, tahun ini ada 49 desa yang langsung lunas dalam waktu 24 jam setelah SPPT didistribusikan. Totalnya mencapai 250.278 NOP dengan nilai sekitar Rp4,16 miliar,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Menurutnya, keberhasilan ini tak lepas dari peran aktif pemerintah desa yang terus berinovasi dalam mendorong percepatan pembayaran pajak. Berbagai cara dilakukan, mulai dari pendekatan langsung ke warga hingga pemanfaatan sistem digital.
“Kami melihat banyak kreativitas di tingkat desa yang sangat membantu percepatan pelunasan. Ke depan, kami dorong agar digitalisasi pembayaran semakin dimaksimalkan supaya lebih mudah dan efisien,” tuturnya.
Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah daerah kembali menyiapkan penghargaan bagi desa-desa yang berprestasi. Hadiah berupa kendaraan roda dua akan diberikan sesuai dengan kategori capaian masing-masing desa.
“Ini bentuk penghargaan atas kerja keras aparatur desa dan kesadaran masyarakat. Harapannya bisa menjadi motivasi bagi desa lain,” jelas Aef.
Ia menegaskan, PBB-P2 merupakan salah satu penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang manfaatnya kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan dan layanan publik.
Aef pun mengajak masyarakat untuk terus menjaga budaya taat pajak sebagai bagian dari kontribusi nyata membangun daerah.
“Prinsipnya sederhana, lunasi pajaknya, awasi penggunaannya, dan rasakan manfaatnya untuk kemajuan Ciamis,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

