Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Petugas UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciamis kembali menunjukkan tugas kemanusiaannya. Kali ini, petugas membantu seorang warga yang kesulitan melepas cincin yang sudah seminggu melingkar di jari manis tangan kanannya hingga menyebabkan pembengkakan.
Proses evakuasi dilakukan di Kantor UPTD Damkar Ciamis pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Korban diketahui bernama Dudi Kusmayadi (44), seorang wiraswasta asal Dusun Cidewa RT 002 RW 014, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.
Kepala Bidang Damkar Dinas Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan, Dudi datang ke kantor Damkar setelah merasakan nyeri pada jarinya selama kurang lebih satu minggu akibat cincin berbahan alloy yang tidak bisa dilepaskan.
“Korban mengaku jarinya sudah bengkak sekitar satu minggu karena cincin yang dipakai macet dan sulit dilepas. Kondisi itu membuat jarinya terus terasa sakit, sehingga korban meminta bantuan dengan datang ke Kantor UPTD Damkar Ciamis untuk dilakukan evakuasi,” ujar Budi Rahmat.
Setelah menerima laporan, petugas langsung melakukan penanganan menggunakan mini grinder atau gerinda mini. Proses pelepasan dilakukan secara hati-hati agar cincin dapat dipotong tanpa melukai jari korban.
“Petugas bekerja dengan sangat hati-hati karena yang menjadi prioritas adalah keselamatan korban. Alhamdulillah, cincin berhasil dilepas dalam kondisi aman dan jari korban tidak mengalami luka akibat proses evakuasi,” katanya.
Evakuasi tersebut ditangani oleh tiga personel Damkar, yakni Yedi Setiadi, SH, Yayan Muliyansyah, dan Suheri. Berkat kerja cepat petugas, cincin berhasil dilepas sekitar pukul 16.50 WIB atau hanya berselang sekitar 10 menit sejak proses penanganan dimulai.
Budi mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan memakai cincin yang sudah terasa sempit, terutama ketika jari mulai membengkak.
“Kalau cincin sudah terasa sesak atau jari mulai membengkak, sebaiknya segera dilepas dan jangan dipaksakan. Jika memang sudah tidak bisa dilepas sendiri, masyarakat bisa segera meminta bantuan kepada Damkar agar penanganannya aman dan tidak memperparah kondisi jari,” pungkasnya.
Usai proses evakuasi selesai, seluruh personel kembali melanjutkan piket kesiapsiagaan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat apabila sewaktu-waktu dibutuhkan. (Ayu/CN/Djavatoday)

