Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Wacana PSGC Ciamis jadi tim satelit Persib Bandung mulai mendapat dukungan dari kalangan suporter. Balad Galuh, kelompok suporter terbesar PSGC, menyambut positif rencana kerja sama tersebut karena dinilai dapat membantu perkembangan klub menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Namun, mereka memberikan sejumlah syarat penting agar identitas klub kebanggaan masyarakat Ciamis tetap terjaga.
Dukungan tersebut disampaikan Ketua Balad Galuh, Dian Ghozin. Menurutnya, kerja sama dengan Persib Bandung bisa membuka peluang besar bagi PSGC untuk berkembang, baik dari sisi pembinaan pemain, pengelolaan manajemen, maupun stabilitas finansial klub.
Ia menilai kompetisi Liga 2 saat ini semakin kompetitif sehingga klub membutuhkan dukungan yang kuat agar mampu bersaing secara berkelanjutan.
“Kami menyambut baik jika PSGC menjadi tim satelit Persib. Ini bisa menjadi langkah positif untuk kemajuan klub, terutama dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat,” ujar Ghozin.
Meski mendukung, Balad Galuh menegaskan bahwa PSGC Ciamis jadi tim satelit Persib Bandung tidak boleh menghilangkan jati diri klub yang telah dibangun selama puluhan tahun.
Menurut Ghozin, identitas klub merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari sejarah sepak bola Kabupaten Ciamis. Karena itu, nama PSGC harus tetap dipertahankan.
PSGC Ciamis Jadi Tim Satelit Persib Bandung, Identitas Klub Jadi Syarat Utama
Balad Galuh menegaskan bahwa nama PSGC Ciamis dan markas klub di Stadion Galuh merupakan dua hal yang tidak bisa ditawar dalam rencana kerja sama tersebut.
Suporter berharap perubahan pola pengelolaan klub tidak berdampak pada hilangnya identitas yang selama ini melekat kuat di hati masyarakat.
“Yang paling penting bagi kami, identitas PSGC jangan sampai hilang. Nama PSGC Ciamis harus tetap ada dan homebase tetap di Stadion Galuh. Itu harga mati bagi suporter,” tegas Ghozin.
Selain mempertahankan identitas klub, Balad Galuh juga menyoroti pentingnya pembinaan pemain lokal. Mereka berharap kerja sama yang terjalin justru menjadi sarana memperkuat pengembangan talenta asal Ciamis.
Menurut Ghozin, PSGC selama ini dikenal sebagai salah satu wadah pembinaan pesepak bola muda di Tatar Galuh. Oleh karena itu, kesempatan bagi pemain lokal tidak boleh tertutup.
“Kami ingin pemain-pemain asal Ciamis tetap mendapat ruang berkembang dan menjadi bagian dari tim. Jangan sampai kerja sama ini malah mengurangi kesempatan mereka,” katanya.
Keinginan tersebut menjadi salah satu perhatian utama suporter apabila PSGC Ciamis jadi tim satelit Persib Bandung benar-benar terwujud pada musim mendatang.
Kerja Sama Dinilai Bisa Perkuat Daya Saing PSGC
Di sisi lain, Ghozin mengajak seluruh pendukung PSGC melihat rencana kerja sama tersebut secara realistis. Menurutnya, kebutuhan operasional klub sepak bola profesional terus meningkat setiap musim.
Selain biaya kompetisi, klub juga harus memikirkan pembinaan pemain, kebutuhan pelatih, perjalanan tim, hingga pengelolaan manajemen yang semakin kompleks.
Karena itu, PSGC Ciamis jadi tim satelit Persib Bandung dinilai dapat menjadi solusi untuk memperkuat fondasi klub dalam jangka panjang.
“Kondisi sepak bola sekarang berbeda. Liga 2 sudah semakin kompetitif dan kebutuhan pembiayaan klub juga semakin besar. Kerja sama ini bisa menjadi jalan untuk memperkuat PSGC,” ungkapnya.
Ia berharap PSGC dapat menyerap pengalaman dari Persib yang selama ini dikenal sebagai salah satu klub paling profesional di Indonesia.
Menurutnya, banyak hal yang bisa dipelajari, mulai dari tata kelola klub, pengembangan akademi pemain, pengelolaan keuangan, hingga strategi membangun tim yang kompetitif.
“Kalau kerja sama ini terwujud, PSGC bisa belajar banyak dari Persib. Bukan hanya soal pemain, tetapi juga bagaimana mengelola klub secara profesional agar lebih maju,” ujarnya.
Manajemen PSGC Sudah Bangun Komunikasi dengan Persib
Sebelumnya, CEO PSGC Ciamis Herdiat Sunarya mengungkapkan bahwa komunikasi dengan manajemen Persib Bandung telah dilakukan terkait peluang kerja sama tersebut.
Meski demikian, Herdiat menegaskan bahwa identitas klub harus tetap dipertahankan apabila rencana PSGC Ciamis jadi tim satelit Persib Bandung terealisasi.
Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak tanpa menghilangkan karakter khas PSGC sebagai klub kebanggaan masyarakat Ciamis.
“Kami berharap Persib menjadikan PSGC sebagai tim satelit sehingga bisa saling menguntungkan. Namun nama PSGC Ciamis dan homebase di Ciamis harus tetap dipertahankan,” kata Herdiat.
Baca Juga: PSGC Ciamis Mantap Melangkah ke 8 Besar Liga Nusantara
Wacana PSGC Ciamis jadi tim satelit Persib Bandung diperkirakan masih akan menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola Jawa Barat. Di satu sisi, kerja sama ini membuka peluang kemajuan klub. Namun di sisi lain, suporter berharap sejarah, identitas, dan pembinaan pemain lokal tetap menjadi prioritas utama dalam perjalanan PSGC ke depan. (Ayu/CN/Djavatoday)

