Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Dua ekor king kobra membuat pegawai sebuah pabrik penggergajian kayu di Dusun Bojongnangoh, Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, terkejut, Sabtu (12/9/2026) pagi.
Kedua ular tersebut ditemukan saat pegawai membereskan tumpukan kayu gelondongan yang akan digergaji. Keduanya bersembunyi di celah batang kayu yang sudah lapuk.
Masing-masing king kobra diperkirakan memiliki panjang sekitar 2 meter dan 3 meter. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pemilik pabrik yang langsung menghubungi UPTD Damkar Ciamis untuk meminta bantuan.
Kabid Damkar Dinas Satpol PP Ciamis Budi Rahmat mengatakan petugas segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Mengingat king kobra merupakan ular berbisa dan berbahaya, proses evakuasi dilakukan secara hati-hati.
“Dua ekor king kobra ditemukan di bawah tumpukan kayu gelondongan. Ukurannya sekitar 2 meter dan 3 meter. Petugas langsung melakukan evakuasi agar tidak membahayakan pegawai maupun warga sekitar,” kata Budi.
Menurut Budi, proses evakuasi berlangsung sekitar 40 menit. Petugas berhasil mengamankan kedua ular tersebut tanpa ada korban.
“Alhamdulillah, kedua ular berhasil dievakuasi dengan aman. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa,” ujarnya.
Penanganan dimulai sekitar pukul 08.20 WIB. Sekitar pukul 09.00 WIB, kedua king kobra berhasil dievakuasi dan petugas kemudian kembali ke UPTD Damkar Ciamis untuk melanjutkan piket.
Budi mengingatkan warga agar tidak mencoba menangkap atau menangani sendiri ular berbisa, terutama king kobra. Langkah yang keliru justru bisa membuat ular merasa terancam dan menjadi lebih agresif.
“Kalau menemukan ular seperti king kobra, sebaiknya jangan didekati atau ditangani sendiri. Segera laporkan kepada petugas Damkar agar bisa dievakuasi dengan aman,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

