Berita Ciamis (Djavatoday.com),- PSGC Ciamis mengawali Liga 2 musim 2026/2027 dengan kekalahan. Bertandang ke Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (12/9/2026) malam, Laskar Singacala takluk 1-2 dari Persikad Depok.
PSGC langsung mencoba bermain menyerang sejak awal laga. Pelatih Heri Kiswanto menurunkan skema 4-3-3 untuk menguasai permainan.
Sepuluh menit pertama berjalan cukup baik bagi PSGC. Bola lebih sering berada di lini tengah dan PSGC terlihat lebih aktif membangun serangan. Sementara Persikad memilih bermain sabar sambil menunggu kesempatan melakukan serangan balik.
Namun, Persikad justru lebih dulu memecah kebuntuan pada menit ke-22. Fikri mencetak gol lewat sundulan setelah menerima umpan dari Gustavo Franca. Persikad pun unggul 1-0.
PSGC berusaha segera membalas. Menit ke-31, tendangan jarak jauh pemain PSGC masih bisa ditepis penjaga gawang Persikad, Petra.
Peluang kembali datang dua menit kemudian, tetapi belum menghasilkan gol. Menit ke-34, PSGC kembali mengancam melalui sebuah tendangan yang lagi-lagi mampu diamankan Petra.
Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil pada masa tambahan waktu babak pertama. Menit ke-45+1, Ezechiel N’Douassel menyamakan skor melalui sundulan setelah memanfaatkan umpan panjang.
Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PSGC kembali mencoba mengambil inisiatif. Namun, Persikad mampu memanfaatkan celah di pertahanan PSGC.
Menit ke-50, Gustavo Franca kembali mencatatkan namanya di papan skor. Ia membawa Persikad unggul 2-1 setelah lini belakang PSGC gagal mengantisipasi pergerakan pemain lawan. Komunikasi di area pertahanan juga belum berjalan dengan baik.
PSGC kembali mendapat peluang untuk menyamakan skor pada menit ke-54. Izmir yang berada dalam posisi menguntungkan melepaskan tendangan, tetapi bola masih melambung.
Seminit berselang, peluang emas kembali didapat PSGC. Ezechiel melepaskan sundulan, namun bola hanya membentur tiang gawang.
Untuk menambah daya gedor, Heri Kiswanto melakukan pergantian pemain pada menit ke-58. Muhamad Fikram dan Yandi Sofyan ditarik keluar, digantikan Fardan Harahap dan Kaka Reda.
PSGC kemudian lebih agresif menekan. Bola-bola langsung diarahkan ke lini depan dengan Ezechiel menjadi target serangan.
Pergantian kembali dilakukan pada menit ke-76. Iman Fathuraman dan Izmir keluar, sementara Dani Fathur dan Faris masuk.
Meski terus menekan dan lebih banyak menguasai bola, PSGC kesulitan menembus pertahanan Persikad. Beberapa peluang sempat tercipta, tetapi belum ada yang berujung gol.
Secara statistik, PSGC memang lebih dominan dengan penguasaan bola mencapai 63 persen. Laskar Singacala juga mencatat delapan tembakan, tiga di antaranya tepat sasaran, serta memperoleh empat sepak pojok.
Sayangnya, dominasi tersebut belum cukup untuk mengubah keadaan.
Pada menit ke-88, Achmad Basith masuk menggantikan Imron. Namun hingga pertandingan berakhir, PSGC tetap tidak mampu mencetak gol penyama.
Persikad Depok pun mengamankan kemenangan 2-1, sementara PSGC harus mengawali kompetisi musim ini tanpa membawa pulang poin. (Ayu/CN/Djavatoday)

