Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional (HKGN) menjadi momentum untuk kembali mengingat pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Kesehatan gigi bukan hanya soal penampilan, tetapi juga berkaitan dengan kenyamanan saat makan, berbicara, hingga kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Peringatan ini juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak hanya datang ke dokter gigi ketika mengalami sakit gigi. Pemeriksaan rutin dan kebiasaan merawat gigi sejak dini penting dilakukan untuk mencegah berbagai masalah kesehatan gigi dan mulut.
Apa Itu Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional?
Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional merupakan momentum edukasi untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan gigi dan mulut.
Di Indonesia, peringatan ini berkaitan erat dengan upaya mendorong masyarakat membangun kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut. Edukasi biasanya mencakup cara menyikat gigi yang benar, pentingnya pemeriksaan gigi secara berkala, serta pencegahan penyakit gigi dan mulut.
Kapan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional Diperingati?
Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional diperingati setiap 12 September.
Tanggal tersebut menjadi salah satu momentum tahunan untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut, termasuk membiasakan pemeriksaan sejak anak-anak.
Mengapa Kesehatan Gigi dan Mulut Penting?
Masalah gigi dan mulut cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari. Gigi berlubang, plak, karang gigi, bau mulut, hingga masalah pada gusi dapat mengganggu aktivitas jika tidak ditangani.
Menjaga kesehatan gigi juga membantu seseorang tetap nyaman saat mengunyah makanan dan berbicara. Karena itu, perawatan sebaiknya dilakukan secara rutin, bukan hanya ketika muncul keluhan.
Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut
Ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan setiap hari untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.
- Sikat gigi secara rutin
Menyikat gigi dua kali sehari, terutama setelah sarapan dan sebelum tidur, menjadi salah satu kebiasaan penting untuk membersihkan sisa makanan dan plak.
Gunakan sikat gigi dengan ukuran yang sesuai dan pasta gigi berfluoride.
- Bersihkan sela-sela gigi
Sisa makanan tidak selalu dapat dibersihkan hanya dengan sikat gigi. Membersihkan sela gigi menggunakan benang gigi atau alat pembersih interdental dapat membantu mengurangi sisa makanan dan plak di area yang sulit dijangkau.
- Batasi makanan dan minuman manis
Terlalu sering mengonsumsi makanan atau minuman tinggi gula dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi. Karena itu, konsumsi makanan manis sebaiknya dibatasi dan diimbangi dengan pola makan yang sehat.
- Jangan abaikan masalah gigi
Gigi terasa sakit, gusi mudah berdarah, bau mulut yang menetap, atau keluhan lain sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama. Pemeriksaan oleh dokter gigi dapat membantu mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat.
- Periksa gigi secara berkala
Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi masalah gigi dan mulut lebih awal, bahkan sebelum keluhan terasa.
Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional Jadi Pengingat
Peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional bukan sekadar tanggal dalam kalender. Momentum ini dapat menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan gigi perlu dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.
Dengan menyikat gigi secara teratur, menjaga pola makan, membersihkan sela gigi, dan melakukan pemeriksaan secara berkala, risiko berbagai masalah gigi dan mulut dapat ditekan.
Pada akhirnya, gigi dan mulut yang sehat akan membuat aktivitas sehari-hari terasa lebih nyaman. Karena itu, jangan menunggu sampai sakit untuk mulai peduli pada kesehatan gigi. (Ayu/CN/Djavatoday)

