Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Suasana tenang di Dusun Kuta, Desa Karangpaningal, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis mendadak berubah duka setelah seorang lansia ditemukan meninggal dunia di sebuah kolam dekat area persawahan, Senin (11/5/2026) pagi. Korban diketahui bernama Karsim (72), warga setempat yang sebelumnya berpamitan pergi ke sawah untuk menyemprot tanaman.
Korban ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB dalam kondisi mengapung di kolam ikan dengan alat semprot masih tergendong di tubuhnya. Lokasi penemuan berada tidak jauh dari lahan sawah milik korban.
Kepala Dusun Kuta, Didi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, sejak pagi korban memang pergi seorang diri ke sawah seperti aktivitas biasanya.
“Sekitar pukul 06.00 WIB korban berangkat ke sawah dengan membawa alat semprot. Namun sampai pukul 08.00 WIB belum juga pulang ke rumah sehingga istrinya mulai merasa khawatir,” ujar Didi saat dikonfirmasi.
Merasa curiga karena suaminya tak kunjung kembali, sang istri kemudian berusaha mencari keberadaan korban ke area persawahan. Saat pencarian dilakukan, korban ditemukan sudah tenggelam di kolam yang berada di dekat sawahnya.
“Korban ditemukan sekitar jam 09.00 WIB dalam keadaan sudah meninggal dunia. Saat ditemukan, alat penyemprot masih menempel di badan korban,” katanya.
Menurut Didi, berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit ayan atau epilepsi. Dugaan sementara, penyakit tersebut kambuh ketika korban berada di sekitar kolam hingga akhirnya terjatuh dan tenggelam.
“Informasi dari keluarga, almarhum memang memiliki riwayat ayan. Kalau penyakitnya kambuh biasanya mendadak. Dugaan sementara korban jatuh ke kolam saat penyakit itu muncul,” jelasnya.
Setelah menerima laporan dari warga, unsur dusun bersama pemerintah desa langsung melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan, petugas kesehatan Puskesmas, Polsek Rancah, serta Koramil setempat untuk melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Proses evakuasi dilakukan bersama warga dan petugas gabungan. Jenazah korban kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka untuk dilakukan pembersihan dan pemeriksaan awal oleh petugas kesehatan.
“Pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan di lokasi. Setelah itu jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” tambah Didi.
Peristiwa tersebut membuat warga sekitar merasa kehilangan. Karsim dikenal sebagai sosok pekerja keras yang sehari-hari masih aktif mengurus sawah meski usianya sudah lanjut. Hingga Senin siang, proses pemulasaraan jenazah dilakukan di rumah duka dengan dibantu warga dan tokoh masyarakat setempat. (Ayu/CN/Djavatoday)

