Lansia di Baregbeg Ciamis Ditemukan Meninggal, Diduga Sudah Tiga Hari

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Suasana Dusun Ciwahangnan, Desa Baregbeg, Kabupaten Ciamis, mendadak ramai pada Selasa (24/2/2026) sore. Seorang warga lanjut usia, Unang (65), ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya sekitar pukul 15.00 WIB. Saat ditemukan, jasad korban sudah dalam kondisi membusuk dan tergeletak di atas tempat tidur.

Kabar duka itu pertama kali terungkap setelah keluarga merasa curiga karena Unang tak terlihat selama beberapa hari. Telepon dan pesan tak mendapat respons. Rasa khawatir mendorong salah seorang kerabatnya, Ujang Endin, untuk mendatangi rumah korban.

“Saya sudah beberapa hari tidak ada kabar dari beliau. Karena khawatir, saya putuskan datang ke rumahnya. Saat masuk, ternyata beliau sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Ujang kepada wartawan.

Menurut Ujang, kondisi jenazah saat ditemukan mengindikasikan korban telah meninggal sejak sekitar tiga hari sebelumnya. Selama ini, Unang diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut.

Kecurigaan sebenarnya sempat dirasakan warga sekitar. Ani, tetangga korban, mengaku telah mencium bau tidak sedap sejak dua hari terakhir. Namun ia tak menyangka bau tersebut berasal dari dalam rumah Unang.

“Sudah dua hari mencium bau tidak sedap, tapi saya kira bangkai tikus. Tidak menyangka ternyata dari rumah Pak Unang,” kata Ani.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada aparat setempat. Warga bersama keluarga segera berkumpul di rumah duka untuk membantu proses penanganan dan pengurusan jenazah.

Seorang lansia bernama Unang (65), warga Dusun Ciwahangnan RT 01 RW 09, Desa Baregbeg, Kabupaten Ciamis, ditemukan meninggal dunia di kamar rumahnya, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Korban ditemukan tergeletak di atas tempat tidur dan diduga telah meninggal sejak tiga hari sebelumnya.

Ketua RT setempat, Subhan, mengatakan korban selama ini tinggal seorang diri, sementara keluarganya berada di luar desa. “Almarhum memang tinggal sendiri. Keluarga ada yang di Desa Sukamaju dan anaknya sudah menetap di Ciawi,” ujarnya. Ia menambahkan, warga tidak mengetahui riwayat penyakit korban karena almarhum jarang bercerita soal kondisi kesehatannya.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. “Kami menerima ini sebagai takdir dan tidak menghendaki autopsi,” kata Ujang, perwakilan keluarga. Setelah pemeriksaan awal, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (Andra/CN/Djavatoday)

13.400 Anak di Ciamis Tak Sekolah, Disdik: Data Masih Diverifikasi

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis mencatat sekitar 13.400 anak tidak sekolah (ATS) berdasarkan data awal dari Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin)....

Pohon Tumbang Tutupi Jalan di Banjarsari, Damkar Ciamis Lakukan Evakuasi

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon tumbang dan menutup akses jalan di Dusun Gunung Damar, Desa Sindangkasih, Kecamatan Banjarsari,...

Sekda Ciamis Dorong FKDM Diperkuat hingga Desa

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, menekankan pentingnya peran Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban...

Sekda Ciamis Apresiasi Inovasi PASTI MANIS, Layanan Adminduk Kini Lebih Dekat ke Warga

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pemerintah Kabupaten Ciamis terus mendorong lahirnya inovasi pelayanan publik. Salah satunya datang dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) melalui program...

Terbaru