Pernahkah kamu mengelupasi kulit bibir yang kering dan pecah-pecah? Bibir kering memang senantiasa membuat seseorang tidak nyaman dan terganggu. Selain tidak enak dilihat, permukaan bibir yang pecah-pecah juga membuat seseorang refleks mengelupasi kulitnya. Namun, alih-alih membuat bibir terasa lebih halus, tindakan tersebut justru berisiko memperparah kondisi bibir.
Sering mengelupasi kulit bibir dapat memicu berbagai dampak buruk terhadap kesehatan sekaligus penampilan. Meski terkesan memuaskan, sebaiknya hindari mengelupasi bibir kering karena berpotensi menyebabkan luka dan pendarahan.
5 Dampak Buruk Terlalu Sering Mengelupasi Kulit Bibir yang Kering
Bibir kering menjadi kondisi yang kerap dikeluhkan oleh banyak orang. Kondisi ini biasanya terjadi saat seseorang kekurangan kelenjar minyak di bibir, dehidrasi, kebiasaan menjilat bibir, hingga faktor lingkungan seperti udara dingin. Nah, kalau bibir kamu kering, jangan langsung dikelupas karena berisiko menyebabkan lima dampak buruk berikut!
Memicu Luka dan Perdarahan
Sering mengelupasi kulit bibir tentu dapat menyebabkan luka dan pendarahan. Hal ini dikarenakan bibir merupakan tipe kulit yang cenderung tipis dan sensitif. Saat kamu menarik paksa lapisan kulit yang mengelupas, maka jaringan kulit yang masih sehat bisa ikut robek. Akibatnya, bibir bisa terluka, bahkan berdarah. Kondisi ini tidak hanya menyebabkan rasa perih, tetapi juga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk sembuh, terutama karena bibir terus bergerak saat berbicara atau makan.
Memperparah Kekeringan
Sering mengelupasi kulit bibir tidak akan membuat permukaannya menjadi halus, tapi justru memperparah kekeringan. Tindakan mengelupasi kulit bibir dapat menghilangkan lapisan pelindung alami bibir. Tanpa lapisan tersebut, kelembapan bibir lebih cepat hilang. Akibatnya, bibir menjadi semakin kering dan mudah pecah-pecah.
Meningkatkan Risiko Infeksi
Tahukah kamu, bakteri dan kuman bisa masuk melalui luka kecil pada bibir? Apalagi jika kamu sering menyentuh bibir dengan tangan yang tidak bersih, risiko terkena infeksi akan jauh lebih besar. Infeksi inilah yang nantinya dapat menyebabkan pembengkakan, rasa nyeri, hingga munculnya luka yang lebih serius. Kondisi ini juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari karena rasa tidak nyaman yang terus-menerus.
Menyebabkan Perubahan Warna Bibir
Sering mengelupasi kulit bibir secara berulang dapat memicu iritasi kronis hingga menyebabkan perubahan warna bibir, seperti menjadi lebih gelap atau tidak merata. Hal ini tentu mengganggu penampilan dan membuat bibir terlihat kurang sehat. Dibandingkan mengelupasi, lebih baik jaga kelembapan dan warna alami pada bibir.
Menghambat Proses Penyembuhan Alami
Tubuh sebenarnya memiliki mekanisme alami untuk memperbaiki kulit yang rusak, termasuk pada bibir. Namun, jika kamu terus-menerus mengelupasi kulitnya, proses penyembuhan ini akan terganggu. Kulit baru yang seharusnya tumbuh dengan baik malah kembali rusak. Akibatnya, bibir sulit pulih dan terus berada dalam kondisi kering serta sensitif.
Cara Mengatasi Bibir Kering
Ada beberapa cara yang lebih aman untuk mengatasi bibir kering, yaitu menggunakan lip balm secara rutin, terutama yang mengandung pelembap seperti petroleum jelly atau shea butter. Pemilik bibir kering juga harus memperbanyak minum air putih agar tubuh tetap terhidrasi, serta melakukan eksfoliasi ringan menggunakan scrub khusus bibir tidak lebih dari satu atau dua kali seminggu.
Kebiasaan kecil seperti mengelupasi kulit bibir ternyata bisa membawa dampak besar jika dilakukan terus-menerus. Mulai sekarang, cobalah lebih sabar dan rawat bibirmu dengan baik! (Karin/Djavatoday)

