Berita Tasikmalaya (Djavatoday.com),- Sebuah video yang memperlihatkan perkelahian dua pelajar SMP di Kabupaten Tasikmalaya viral di media sosial. Dalam rekaman berdurasi kurang dari dua menit itu, tampak sejumlah siswa berseragam sekolah dan pakaian olahraga berkerumun di area terbuka.
Di tengah kerumunan, dua siswa terlihat saling berhadapan lalu terlibat duel. Keduanya saling pukul hingga terjatuh dan bergumul di tanah. Sementara itu, teman-temannya yang menyaksikan justru bersorak memberi dukungan.
Berdasarkan penelusuran, peristiwa tersebut terjadi di lingkungan salah satu SMP negeri di wilayah Tasikmalaya saat jam istirahat sekolah.
Kapolsek Leuwisari, Pramono, membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan.
“Iya, kejadian itu sedang kami telusuri,” ujar Pramono, Rabu (29/4/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan sementara, perkelahian dipicu hal sepele saat siswa bermain sepak bola.
“Dari keterangan anak-anak, awalnya bermain sepak bola saat istirahat. Lalu saling mengejek hingga akhirnya terjadi duel,” katanya.
Untuk menjaga situasi tetap kondusif, pihak kepolisian bersama sejumlah pihak terkait mendatangi sekolah pada Rabu (29/4/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Polsek, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tasikmalaya, KPAID, pihak sekolah, serta orang tua siswa.
Sementara itu, Kanit PPA Polres Tasikmalaya, Josner, mengatakan proses penyelidikan masih berjalan dengan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.
“Kami masih mengumpulkan alat bukti dan meminta keterangan para saksi,” ujarnya.
Meski demikian, pihaknya memastikan kondisi di lingkungan sekolah saat ini sudah kembali kondusif. Koordinasi juga dilakukan dengan berbagai pihak untuk mencegah kejadian serupa terulang.
“Kami sudah berkoordinasi dengan KPAID, pihak sekolah, komite, dan orang tua untuk bersama-sama menjaga situasi agar tetap aman dan tertib,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

