Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, menekankan pentingnya peran Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di daerah.
Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan FKDM tingkat Kabupaten Ciamis yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di Aula Dinas Pendidikan Ciamis, Rabu (29/4/2026). Kegiatan tersebut diikuti unsur Forkopimda, perwakilan kecamatan, dan tamu undangan lainnya.
Menurut Andang, FKDM harus berfungsi aktif sebagai garda terdepan dalam mendeteksi potensi gangguan di masyarakat. Ia menegaskan forum tersebut tidak sekadar formalitas, tetapi harus mampu menjadi penghubung informasi antara masyarakat dan pemerintah.
“FKDM ini bukan sekadar forum, tetapi harus menjadi mata dan telinga pemerintah di lapangan. Kepekaan terhadap kondisi lingkungan sekitar menjadi kunci utama,” ujarnya.
Ia menyebut, sebagian besar kecamatan di Ciamis telah membentuk FKDM. Namun, masih ada beberapa wilayah yang dalam proses pembentukan, sehingga perlu percepatan agar seluruh kecamatan hingga desa memiliki forum tersebut.
Pemkab Ciamis, kata dia, juga mendorong pembentukan FKDM sampai tingkat desa agar deteksi dini bisa berjalan lebih efektif dan menjangkau seluruh wilayah.
“Ke depan, kita dorong sampai ke desa. Dengan begitu, informasi dari masyarakat bisa lebih cepat terhimpun dan ditindaklanjuti,” katanya.
Andang menambahkan, dalam menjalankan tugasnya, anggota FKDM diharapkan fokus pada persoalan di lingkungan terdekat terlebih dahulu. Pendekatan ini dinilai lebih efektif dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah.
“Jangan dulu berpikir terlalu luas. Fokus pada persoalan di sekitar, sehingga bisa langsung dicarikan solusi,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran FKDM dalam menangani berbagai persoalan sosial, termasuk isu kesehatan seperti stunting, melalui pendekatan yang humanis dan berbasis masyarakat.
Selain itu, Andang menekankan perlunya sinergi antara FKDM dengan pemerintah kecamatan, serta aparat keamanan seperti kepolisian dan TNI. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menghimpun dan menganalisis informasi yang berkembang di masyarakat.
“Dengan sinergi yang kuat, potensi gangguan bisa diantisipasi sejak dini sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar,” ujarnya.
Ia berharap, FKDM yang aktif hingga tingkat desa dapat menjadi fondasi dalam menjaga kondisi daerah tetap aman dan kondusif, sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Ciamis.
“Kalau kewaspadaan dini berjalan baik, stabilitas daerah akan terjaga. Ini penting untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

