Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Keindahan Jembatan Cirahong yang ikonik di Kabupaten Ciamis ternyata menyimpan kisah yang memilukan. Di balik panorama alam dan arsitekturnya yang memikat, Jembatan Cirahong kerap dijadikan tempat pembuangan kucing oleh orang-orang tak bertanggung jawab.
Fenomena ini memantik keprihatinan warga, salah satunya Kepala Desa Pawindan, Ahmad Kartoyo. Ia rutin memberi makan belasan kucing liar yang dibuang di sekitar kawasan jembatan.
“Sekarang ada 15 ekor. Semuanya kucing buangan. Saya beri makan tiap pagi dan sore,” ujar Ahmad saat ditemui, Selasa (20/5/2025).
Dari pantauan di lapangan, sejumlah kucing tampak berkeliaran di sekitar warung-warung dekat jembatan. Saat Ahmad datang membawa sekantong pakan, kucing-kucing itu langsung menghampiri. Ia pun dengan sabar membagikan pakan satu per satu.
Ahmad mengaku mengeluarkan uang pribadi sebesar Rp26 ribu per hari untuk membeli dua kantong pakan.
“Ini soal kemanusiaan. Jangan sampai mereka mati kelaparan,” ujarnya.
Ia juga menyebut, memberi makan kucing adalah bagian dari menjalankan sunah. Menurutnya, kucing adalah hewan kesayangan Rasulullah, sehingga harus diperlakukan dengan baik.
“Saya rawat bukan karena sayang semata, tapi ini kewajiban. Kucing itu harus dikasih makan, jangan dibuang begitu saja,” tegasnya.
Ahmad mulai memberi makan kucing sejak beberapa tahun lalu, tepatnya saat membuka warung di sekitar Jembatan Cirahong. Saat itu, ia melihat banyak kucing terlantar dan kelaparan.
“Entah kenapa banyak yang buang ke sini. Mungkin karena jengkel atau tak mampu pelihara di rumah,” tambahnya.
Meski demikian, ia bersyukur. Setelah dirawat dan sehat, beberapa kucing justru diminati pengunjung untuk diadopsi.
“Ada yang minta, langsung saya kasih. Semoga bisa dirawat lebih baik,” pungkas Ahmad. (Ayu/CN/Djavatoday)

