Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Suasana Pasar Tanggogo di Desa Kertajaya, Kecamatan Lakbok, tampak berbeda pada Jumat (17/4/2026). Sejumlah personel Polsek Lakbok bersama warga terlihat kompak bergotong royong membersihkan lingkungan pasar.
Kegiatan kerja bakti ini difokuskan pada pembersihan sampah yang berserakan serta saluran air di sekitar area pasar. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah genangan air dan penyumbatan saat musim hujan.
Kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat bukan hanya sekadar membantu, tetapi juga mempererat hubungan dengan warga. Mereka terlihat menyatu, bekerja bersama tanpa sekat.
Kapolsek Lakbok Iptu Tri Widiyanto mengatakan, kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Ini bagian dari upaya kami untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut peduli terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).
Menurutnya, lingkungan yang bersih akan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
“Kalau lingkungan bersih, masyarakat juga akan lebih nyaman. Itu yang ingin kita wujudkan bersama,” katanya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong yang mulai memudar.
“Gotong royong adalah warisan leluhur yang harus kita jaga. Di tengah perkembangan zaman, nilai ini jangan sampai hilang, karena sangat penting untuk memperkuat kebersamaan,” ungkapnya.
Iptu Tri menambahkan, keterlibatan Polri dalam kegiatan sosial seperti ini juga bertujuan membangun kepercayaan publik serta memperkuat kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus bersama-sama menjaga kondusifitas lingkungan. Jika wilayah aman dan tertib, tentu akan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan sederhana ini, kebersamaan antara aparat dan warga kembali terasa. Di balik sapu dan cangkul yang digunakan, tersimpan semangat gotong royong yang terus dijaga di tengah kehidupan masyarakat. (Ayu/CN/Djavatoday)

