Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Suasana Joglo Timur Pendopo Setda Kabupaten Ciamis tampak berbeda. Bukan hanya deretan kursi dan agenda resmi, tetapi juga wajah-wajah antusias para kader PKK yang datang sejak pagi. Mereka bukan sekadar menghadiri kegiatan organisasi, melainkan juga memanfaatkan kesempatan untuk memeriksa kondisi kesehatan mereka.
Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan keluarga, Tim Penggerak PKK Kabupaten Ciamis menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi para anggotanya. Program ini menjadi langkah nyata bahwa peran kader tidak hanya dituntut aktif di masyarakat, tetapi juga harus ditopang kondisi fisik yang prima.
Kegiatan ini digelar bersamaan dengan penyampaian hasil Rakernas X PKK Tahun 2025, sekaligus menyambut Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tahun 2026. Kombinasi agenda ini menghadirkan suasana yang tidak hanya formal, tetapi juga penuh makna.
Ketua TP PKK Kabupaten Ciamis, Hj. Kania Ernawati Herdiat, membuka langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa gerakan PKK tumbuh dari masyarakat dan dijalankan oleh masyarakat itu sendiri, sehingga kesiapan kader menjadi kunci utama keberhasilan program.
“Gerakan PKK ini adalah gerakan nasional yang lahir dari bawah. Maka kadernya harus benar-benar siap, termasuk dari sisi kesehatan,” ujarnya.
Menurutnya, hasil Rakernas X PKK Tahun 2025 menjadi pijakan penting dalam menentukan arah gerakan ke depan. Visi besar yang diusung pun tidak sederhana, yakni mewujudkan keluarga yang berdaya dan sejahtera dalam mendukung Indonesia Emas 2045.
“Ini bukan hanya soal program, tapi bagaimana kita menyiapkan keluarga yang kuat dari sekarang,” katanya.
Di sela-sela kegiatan, para kader tampak bergantian mengikuti pemeriksaan kesehatan. Ada yang mengecek tekanan darah, berkonsultasi ringan, hingga memastikan kondisi tubuh tetap fit. Momen ini menjadi ruang refleksi sederhana—bahwa di balik peran besar mereka di masyarakat, ada kebutuhan untuk menjaga diri sendiri.
Pelaksanaan layanan kesehatan ini dibagi dalam dua tahap. Sesi pertama berlangsung pada 16 April 2026 untuk sekretariat serta Pokja I dan III. Sementara sesi kedua dijadwalkan pada 21 April 2026 untuk Pokja II dan IV.
Lebih dari sekadar layanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat konsolidasi organisasi. Para kader dari berbagai wilayah saling bertemu, berdiskusi, dan menyatukan langkah untuk menjalankan program PKK ke depan.
Kania berharap, melalui kegiatan ini, para kader tetap menjaga kondisi tubuh agar mampu menjalankan berbagai program, mulai dari penguatan ketahanan keluarga, pola asuh anak di era digital, hingga peningkatan kualitas lingkungan rumah tangga.
“Kalau kadernya sehat, program pun akan berjalan dengan baik,” ucapnya.
Antusiasme peserta menjadi gambaran bahwa kegiatan ini benar-benar dirasakan manfaatnya. Bagi para kader, cek kesehatan gratis bukan hanya layanan, tetapi juga bentuk perhatian nyata terhadap mereka yang selama ini menjadi penggerak di tengah masyarakat.
Di Ciamis, langkah kecil seperti ini menjadi pengingat sederhana: membangun keluarga yang kuat dimulai dari menjaga kesehatan diri sendiri. (Ayu/CN/Djavatoday)

