Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Suasana khidmat terasa di halaman Pendopo Kabupaten Ciamis pada Minggu pagi, 5 Oktober 2025. Di tempat inilah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama masyarakat mengikuti upacara peringatan Hari Ulang (HUT) Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya hadir langsung bersama unsur Forkopimda lainnya. Tampak pula Wali Kota Banjar Ir. H. Sudarsono, yang turut menghadiri upacara karena wilayah Kota Banjar berada di bawah naungan Kodim 0613/Ciamis.
Tahun ini, peringatan HUT TNI mengusung tema “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju”. Tema tersebut mencerminkan semangat TNI yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif—selalu hadir menjaga kedaulatan negara serta melindungi seluruh rakyat Indonesia.
Upacara dipimpin oleh Komandan Kodim 0613/Ciamis, Letkol Inf Afiid Cahyono, S.Sos., S.H., M.Han. selaku Inspektur Upacara. Bertindak sebagai Komandan Upacara yaitu Kapten Inf Maryoto (Danramil 1302/Cikoneng), sedangkan Kapten Cpm (K) Tri Mulyaningsing (Pasi Pers Kodim 0613/Ciamis) dipercaya sebagai Perwira Upacara.
Peserta upacara berasal dari unsur TNI, Polri, ASN Pemerintah Kabupaten Ciamis, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran, hingga organisasi masyarakat seperti FFKPI.
Dalam amanatnya, Inspektur Upacara membacakan sambutan Panglima TNI, yang diawali dengan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena TNI dapat kembali memperingati hari jadinya dengan semangat pengabdian yang tinggi.
Panglima TNI menegaskan bahwa tema tahun ini sejalan dengan visi TNI yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.
“TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan mengabdi untuk rakyat,” begitu kutipan pesan Panglima TNI dalam amanatnya.
Lebih lanjut dijelaskan, makna dari tema tersebut adalah memperkokoh kedekatan dan sinergi antara TNI dengan seluruh komponen bangsa dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Panglima TNI juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas dan keimanan dalam menjalankan tugas negara.
“Kita harus menjadi perekat bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika. Jangan mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memecah belah soliditas dan sinergitas antarinstansi,” tegasnya.
Selain itu, seluruh prajurit diminta untuk menjauhi segala bentuk tindakan yang melanggar hukum atau merugikan rakyat. TNI, kata Panglima, harus selalu menjadi pelindung, bukan ancaman bagi masyarakat.
Di akhir amanatnya, Panglima TNI menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan PNS TNI atas dedikasi dan integritas yang telah diberikan selama ini. Ia berpesan agar semangat pengabdian tidak pernah surut.
“Masih banyak hal yang harus kita benahi agar TNI tetap menjadi garda terdepan dan benteng terakhir NKRI,” ujarnya.
Usai upacara, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan foto bersama jajaran Forkopimda. Momen sederhana itu menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian TNI serta wujud kekompakan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Peringatan HUT ke-80 TNI di Kabupaten Ciamis tahun ini berlangsung tertib dan penuh khidmat. Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan ini menjadi pengingat akan pentingnya sinergi semua elemen bangsa dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan demi Indonesia yang lebih maju. (Ayu/CN/Djavatoday)

