Jumat, Februari 23, 2024
namakamu.com
namakamu.com
namakamu banner id
namakamu banner id

Tradisi Hajat Bumi Cariu Ciamis, Digelar Setiap Dua Tahun Sekali

namakamu.com
namakamu.com
namakamu banner id
namakamu banner id

DJAVATODAY.COM, WISATA,- Tradisi Hajat Bumi Cariu Ciamis kembali digelar, Kamis (3/9/2020). Tradisi dua tahunan yang diikuti oleh ratusan warga Dusun Cariu, Desa Sukadana, Kecamatan Sukadana, Ciamis, Jawa Barat ini berlangsung sederhana saat pandemi Covid-19.

Hajat Bumi ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang telah diberikan yang maha kuasa. Hajat Bumi digelar pada bulan Muharram, pada Senin Kliwon atau Kamis Kliwon.

Prosesi Tradisi Hajat Bumi Cariu ini diawali dengan majang. Warga menggantung hasil panen, seperti umbi-umbian, padi dan buah-buahan di lokasi acara.  Malam hari sebelumnya dilaksanakan pawai obor dan tawasulan (berdoa) di Situs Makam Cariu atau Situs Eyang Candradirana.

Ia merupakan tokoh yang berjasa membuka wilayah Cariu. Dulunya Cariu merupakan desa namun ketika pemerintahan kosong tidak ada penerusnya. Diubah menjadi kampung atau dusun. Kepala dusun pertama adalah Eyang Minta.

Eyang Minta menatanya makam Eyang Candradirana sebagai bentuk penghormatan. Ia  tradisi Hajat Bumi yang biasa dilakukan oleh Eyang Candradirana. Tradisi ini masih tetap dilaksanakan masyarakat sampai sekarang.

“Tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan meriah. tapi saat ini karena ada Pandemi jadi dilaksanakan secara sederhana,” ujar Kuncen Situs Kabuyutan Cahdi Sastranatadiwangsa (75) di lokasi, Kamis (3/9/2020).

Tradisi Hajat Bumi Cariu Ciamis Diharapkan Jadi Agenda Kabupaten

Setelah melaksanakan serangkaian ritual, tradisi diakhiri dengan makan bersama. Warga ramai-ramai berebut makanan yang sebelumnya digantung di lokasi acara. Berbagai pergelaran seni dan kaulinan lembur memeriahkan tradisi ini.

Diketahui, hampir 90 persen warga Dusun Cariu berprofesi sebagai petani. Untuk itu, tradisi ini tak bisa hilang dari benak masyarakat. Sebagai rasa syukur atas melimpahnya hasil alam yang telah diberikan oleh sang pencipta.

“Kami berharap Tradisi Hajat Bumi Cariu ini terus dilaksanakan oleh para generasi penerus. Meski kondisi sekarang berbeda dengan zaman dulu. Generas penerus jangan pernah melupakan jasa orang-rang terdahulu,” katanya.

Tokoh pemuda, Ade Rustiawan yang juga Calon Kepala Desa Sukadana mengatakan tradisi ini sudah ada dan turun temurun digelar. Ia berharap Pemkab Ciamis dalam hal ini Dinas Kebudayaan bisa mengikuti kegiatan ini dan memasukannya menjadi agenda Kabupaten.

“Tradisi Hajat Bumi Cariu Ciamis ini harapannya masuk agenda tahunan Kabupaten. Sehingga menjadi sebuah potensi yang dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dusun Cariu dan Desa Sukadana,” pungkasnya. (CN/Djavatoday)

Banyu Biru Pasuruan, Pemandian Legendaris Zaman Majapahit

Banyu Biru Pasuruan merupakan sebuah objek wisata alam berupa pemandian yang legendaris karena telah ada sejak zaman Majapahit. Pemandian ini pun begitu istimewa karena...

Kopeng Treetop Adventure Park: HTM hingga Daya Tarik

Kopeng Treetop Adventure Park merupakan sebuah objek wisata alam yang mengusung konsep outbound yang seru. Tempat ini sangat unik karena memiliki ragam wahana permainan...

The Lost World Castle, Wisata ala Negeri Dongeng

The Lost World Castle merupakan sebuah objek wisata kekinian bernuansa negeri dongeng dengan suasana alam yang indah. Anda akan menemukan banyak bangunan dan properti...

Lembah Pendawa Pasuruan, Wisata Bernuansa Pulau Dewata

Lembah Pendawa Pasuruan merupakan sebuah objek wisata alam yang memiliki panorama indah dengan nuansa khas Pulau Dewata. Tempat ini bahkan memiliki tagline Bali Van...

Terpopuler

Lainnya