Minggu, Mei 26, 2024

Perhatikan 5 Hal Ini Saat Berlibur ke Pulau Bali

Berlibur ke Pulau Bali merupakan dambaan bagi banyak orang. Pulau Bali terkenal dengan keindahan alam serta kekayaan budayanya yang masih terjaga. Tak heran jika Pulau Bali sering dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.

Bali adalah pulau yang unik, untuk itu kamu tidak bisa seenaknya di pulau ini. Jika kamu berkunjung ke Bali, ada aturan tatakrama dan juga etika yang harus kamu taati.  Berikut rangkumannya.

Baca juga : Museum Trupak Cirebon, Destinasi Wisata Edukatif Konsep Kekinian

Jangan pernah menginjak canang atau sesajen

Ketika berkunjung ke Bali, kamu akan sering melihat banyak canang atau sesajen yang di letakkan di bagian depan bangunan atau di bawah pohon. Sesajen ini biasanya terdiri dari bunga dan dupa yang di bungkus dengan menggunakan daun pisang.

Saat kamu menemukannya, jangan pernah memiliki niat untuk menginjak atau merusak sesajen tersebut. Sebab, sesajen itu merupakan salah satu bentuk penghormatan masyarakat Bali kepada alam semesta.

Etika dan tatakrama ketika masuk pura

Pura merupakan tempat ibadah bagi sebagian besar masyarakat Bali. Jadi ketika kamu berkunjung ke pura, kamu harus menghormati aturan yang ada. Saat masuk ke area pura, kamu juga harus mengenakan kain dan selendang.

Jika kamu memiliki luka berdarah atau sedang haid, biasanya kamu tidak diperbolehkan untuk masuk ke area pura.

Jangan mengganggu prosesi ibadah keagamaan

Tatakrama ini merupakan yang paling penting untuk diperhatikan. Jika kamu ingin mengabadikan foto, kamu tidak boleh mengganggu kekhidmatan para pelaku ibadah.

Jika kamu terjebak di jalan yang tidak jauh dari area yang sedang melakukan prosesi ibadah, jangan pernah sekali-kali mencoba untuk membunyikan klakson.

Berpakaian dan berperilaku sopan

Umumnya, masyarakat Bali lebih konsevatif seperti masyarakat adat yang lainnya. Jika sedang berada di tempat-tempat ritual atau keagamaan, tidak di perbolehkan untuk bemesraan di depan umum.

Usahakan juga untuk selalu mengenakan pakaian sopan. Ketika mengunjungi pura, baik laki-laki maupun perempuan harus memakai baju yang menutup bagian bahu. Selain itu, di beberapa tempat, laki-laki dan perempuan dilarang untuk memakai celana atau rok pendek.

Menghormati Hari Raya Nyepi

Hari Raya Nyepi merupakan hari raya bagi masyarakat Bali. Ketika kamu berlibur ke pulau Bali pada saat Hari Raya Nyepi, kamu harus mengikuti aturan yang ada. Seperti mengurung diri di dalam rumah hingga tidak menyalakan lampu di malam hari.

Kamu juga dilarang untuk menyalakan peralatan listrik atau lampu di tempat umum. Jika sedang berada di hotel. Kemungkinan kamu masih bisa di perbolehkan untuk menyalakan lampu atau peralatan listrik lainnya asalkan tidak boleh mencolok atau kamu bisa menutup tirai. (Willy/Djavatoday)

Curug Cipurut Purwakarta: Info HTM hingga Daya Tariknya

Curug Cipurut Purwakarta merupakan sebuah objek wisata berupa air terjun yang menyuguhkan keindahan alam memesona. Objek wisata ini juga menawarkan sensasi keasrian alam yang...

Wisata Rawa Pening Semarang: HTM, Fasilitas, Daya Tarik 2024

Wisata Rawa Pening Semarang merupakan sebuah objek wisata alam yang menyuguhkan keindahan danau alami yang luas. Danau ini berada pada cekungan atau lembah yang...

Umbul Siblarak Klaten, Kolam Luas Berenang Puas!

Umbul Siblarak Klaten merupakan sebuah objek wisata alam berupa pemandian kolam renang yang airnya alami. Uniknya, bentuk kolam-kolamnya begitu luas sehingga mmebuat para wisatawan...

Rekomendasi Tempat Nongkrong Gratis dan Aesthetic di Jakarta!

Rekomendasi tempat nongkrong gratis bisa menjadi inspirasi dan referensi bagi kamu yang ingin kongkow bersama teman di Jakarta. Tak hanya gratis, sederet tempat-tempat ini...
Kartu Anggota Perpus
Kartu Anggota Perpus
Daftar Perpus 1
Daftar Perpus 2

Terpopuler

Lainnya