Berita Pangandaran (Djavatoday.com),- Libur Lebaran yang seharusnya menjadi momen menyenangkan bagi para wisatawan, justru berubah menjadi tantangan tersendiri di Pantai Pangandaran, Jawa Barat. Pada hari ketiga Lebaran, kawasan wisata ini dibanjiri puluhan ribu pengunjung. Hal ini menyebabkan kemacetan parah yang memaksa pihak berwenang menutup sementara akses utama menuju Pantai Pangandaran.
Sejak pagi hari, antrean kendaraan mengular dari jalur arteri hingga ke area wisata. Lonjakan arus lalu lintas ini disebabkan oleh dua gelombang besar. Wisatawan yang baru datang dan mereka yang bersiap meninggalkan lokasi secara bersamaan. Akibatnya, perjalanan yang normalnya hanya 15 menit bisa memakan waktu hingga tiga jam.
“Sudah hampir dua jam kami terjebak di sini. Kami tidak menyangka akan sepadat ini. Harus ada solusi jangka panjang agar pengunjung merasa nyaman,” ujar Herdi, wisatawan asal Ciamis.
Menanggapi situasi tersebut, Polres Pangandaran langsung bergerak cepat dengan menutup sementara dua jalur utama. Petugas mengarahkan kendaraan ke rute alternatif melalui kawasan Cikembulan. Langkah ini berhasil meredakan kepadatan yang sempat melumpuhkan akses utama.
Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, saat meninjau lokasi menyatakan Kondisi sudah mulai terkendali. Penutupan pintu masuk hanya bersifat sementara demi mengurai kemacetan.
Walaupun arus kendaraan masih cukup padat oleh wisatawan yang akan menghabiskan libur lebaran, kondisi di dalam kawasan wisata Pantai Pangandaran kini sudah lebih tertib dan aman. Hal ini menjadi pelajaran penting bagi pengelola wisata agar ke depannya bisa menyiapkan sistem manajemen lalu lintas yang lebih matang, demi kenyamanan dan keselamatan pengunjung. (Diana/CN/Djavatoday)

