Cara menyimpan telur ayam. Sebagaimana kita tahu bahwa telur ayam merupakan salah satu makanan yang banyak dibutuhkan dan digemari oleh masyarakat. Selain harganya yang terjangkau, telur ayam juga sangat mudah untuk diolah ke dalam berbagai macam hidangan.
Menyimpan telur ayam bisa menjadi salah satu faktor keawetannya loh. Jika salah menyimpannya maka bisa menyebabkan telur menjadi lebih cepat busuk. Hal ini tentunya akan merugikanmu, khususnya buat kamu yang suka menyetok bahan makanan yang satu ini.
Pada telur terdapat kuman bernama salmonella yang menjadi penyebab penyakit. Meski seharusnya virus ini bisa dicegah dengan pemberian vaksin pada ayam ternak, tetapi kita harus tetap menjaga kesterilannya. Nah untuk menjaganya kamu juga bisa mengusahakan penyimpanan yang baik.
Cara Menyimpan Telur Ayam
Berikut beberapa cara menyimpan telur ayam agar lebih tahan lama.
Simpan di lemari es
Cara menyimpan telur ayam yang pertama yaitu dengan menyimpannya di lemari es atau kulkas. Cara ini paling banyak digunakan serta paling mudah. Suhu dingin yang ada di kulkas dapat mencegah bakteri hidup dan berkembang biak.
Meski di kulkas ini ada tempat khusus untuk menyimpan telur, sebaiknya kamu menyimpannya di dalam karton kemudian letakkan di bagian dalam kulkas. Hal ini dikarenakan suhu di dalam rak lebih stabil dibanding dengan pintu yang sering dibuka tutup.
Jauhkan dari makanan pedas dan berbau tajam
Meski sudah disimpan di kulkas, kamu juga perlu memperhatikan penempatannya. Jauhkanlah telurmu dari makanan-makanan pedas dan berbau tajam. Contohnya seperti durian, ikan asin, dan makanan berbau menyengat lainnya.
Telur memiliki cangkang yang berpori-pori. Pori-pori ini dapat menyerap bau di sekitarnya, sehingga telur tersebut akan terkontaminasi dari bau tersebut.
Hindari menyimpan telur di suhu ruang
Cara menyimpan telur ayam yang berikutnya yaitu jangan menyimpannya terlalu lama dalam suhu ruang. Suhu ruang akan membuat bakteri salmonella pada telur dapat berkembang biak. Ini akan meningkatkan risiko terjadinya penyakit akibat bakteri. Oleh karena itu, jika membeli telur dan usahakan memindahkannya ke dalam kulkas sesegera mungkin.
Simpan dalam keadaan kering
Masih ada orang yang menganggap bahwa telur yang akan disimpan harus dicuci terlebih dahulu. Hal ini justru merupakan kesalahan yang harus kamu hindari. Mencuci telur akan menghilangkan minyak pelindung alami yang ada di cangkang telur. Akibatnya pori-pori di cangkang akan lebih mudah ditembus aroma yang ada di sekelilingnya.
Telur yang disimpan baiknya berada dalam kondisi yang kering. Kamu bisa mencucinya jika akan memasak atau mengolahnya.
Letakkan dalam posisi terbalik
Cara menyimpan telur ayam yang terakhir yaitu dengan menyimpannya secara terbalik. Simpanlah bagian yang lebih runcing di bawah dan bagian yang lebih tumpul di atas. Sebagian besar yang tumpul berisi kantong udara. Kantong ini makin lama akan membesar secara bertahap dan kehilangan kelembapan.
Jika bagian tumpul ini berada di atas maka kantong udara tidak akan tertekan atau pecah. Dengan begitu maka kuning telur akan tetap berada di tengah sehingga dapat mengurangi risiko pembusukan telur.
Demikianlah cara menyimpan telur ayam yang benar agar bisa lebih awet ketika disimpan dalam waktu yang lama. Semoga tips di atas dapat membantumu ya. (Ume/Djavatoday)

