Sering Lemas Padahal Tidak Banyak Aktivitas? Kenali 7 Penyebab yang Perlu Diwaspadai

Pernah merasa badan sering lemas padahal tidak banyak aktivitas? Baru menjalani rutinitas ringan, tetapi tubuh sudah terasa kehilangan tenaga. Kondisi seperti ini cukup sering dianggap sepele, padahal rasa lemas yang muncul berulang atau berlangsung lama bisa menjadi tanda tubuh sedang membutuhkan perhatian.

Penyebab badan sering lemas sebenarnya cukup beragam. Mulai dari kurang tidur dan kekurangan cairan hingga kondisi kesehatan tertentu seperti anemia, diabetes, atau gangguan tiroid. Karena itu, penting mengenali penyebabnya sebelum sekadar mengandalkan kopi atau minuman penambah energi.

Penyebab Badan Lemas yang Perlu Diwaspadai

  1. Kurang tidur atau kualitas tidur buruk

Tidur bukan sekadar waktu untuk memejamkan mata. Tubuh membutuhkan istirahat yang cukup untuk memulihkan energi dan menjaga fungsi fisik maupun mental.

Kurang tidur, sering begadang, atau tidur yang sering terbangun dapat membuat seseorang merasa badan lemas dan cepat lelah pada siang hari. Gangguan tidur seperti sleep apnea juga dapat menyebabkan seseorang tetap merasa mengantuk dan lelah meski sudah tidur.

  1. Kekurangan cairan atau dehidrasi

Jangan langsung menganggap rasa lemas sebagai tanda kurang makan. Bisa saja tubuh sedang kekurangan cairan.

Kementerian Kesehatan menyebut kelelahan atau kurang energi sebagai salah satu gejala dehidrasi. Tanda lainnya antara lain pusing, jarang buang air kecil, serta mulut, bibir, atau mata terasa kering.

Karena itu, pastikan kebutuhan cairan terpenuhi sepanjang hari, terutama ketika cuaca panas atau tubuh banyak mengeluarkan keringat.

  1. Anemia atau kekurangan zat besi

Jika sering lemas padahal tidak banyak aktivitas disertai wajah pucat, mudah pusing, jantung berdebar, sesak saat melakukan aktivitas ringan, atau sulit berkonsentrasi, anemia patut dipertimbangkan.

Anemia terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah sehat atau hemoglobin sehingga pengangkutan oksigen ke jaringan tubuh terganggu. Kekurangan zat besi merupakan salah satu penyebab anemia yang umum.

Namun, jangan langsung mengonsumsi suplemen zat besi tanpa mengetahui penyebabnya. Pemeriksaan darah diperlukan untuk memastikan apakah keluhan tersebut memang berkaitan dengan anemia.

  1. Pola makan kurang seimbang

Tubuh membutuhkan asupan energi dan zat gizi yang cukup untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Pola makan yang tidak seimbang, terlalu sering melewatkan waktu makan, atau membatasi makanan secara berlebihan dapat membuat tubuh terasa tidak bertenaga.

Usahakan menu harian tetap mengandung sumber karbohidrat, protein, sayuran, buah, serta lemak sehat dalam jumlah yang sesuai kebutuhan.

  1. Stres dan beban pikiran

Rasa lelah tidak selalu berasal dari aktivitas fisik. Beban pikiran yang berlangsung terus-menerus juga dapat membuat tubuh terasa terkuras.

Stres berkepanjangan dapat mengganggu tidur, konsentrasi, nafsu makan, dan akhirnya membuat energi terasa cepat habis. Jika rasa lelah muncul bersamaan dengan sulit tidur, mudah cemas, atau perubahan suasana hati yang menetap, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan.

  1. Diabetes

Badan lemas yang muncul terus-menerus juga bisa menjadi salah satu gejala diabetes. Kementerian Kesehatan mencatat bahwa diabetes dapat disertai kelelahan atau kelemahan, terutama ketika disertai rasa haus berlebihan, sering buang air kecil, mudah lapar, penurunan berat badan tanpa sebab, atau penglihatan kabur.

Jika beberapa gejala tersebut muncul bersamaan, pemeriksaan kadar gula darah di fasilitas kesehatan dapat membantu mengetahui kondisi sebenarnya.

  1. Gangguan hormon tiroid

Tiroid berperan dalam mengatur berbagai proses metabolisme tubuh. Ketika fungsinya terganggu, seseorang dapat mengalami perubahan energi dan kondisi fisik.

Pada hipotiroidisme, misalnya, keluhan dapat berupa lelah dan lesu, mudah mengantuk, kulit kering, berat badan bertambah, sulit berkonsentrasi, serta lebih sensitif terhadap udara dingin.

Kementerian Kesehatan bahkan menerbitkan Pedoman Nasional Pelayanan Klinis Tata Laksana Hipotiroid pada Dewasa pada Agustus 2026, menunjukkan bahwa kondisi ini merupakan bagian dari masalah kesehatan yang mendapat perhatian dalam pelayanan klinis.

Kapan Badan Lemas Perlu Diperiksakan?

Tidak semua rasa lemas berarti seseorang sedang mengalami penyakit. Sesekali merasa kehabisan tenaga setelah kurang tidur atau terlalu sibuk merupakan hal yang wajar.

Namun, jika penyebab badan lemas tidak jelas, keluhan terus berulang, semakin berat, atau mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter.

Terlebih jika rasa lemas disertai penurunan berat badan tanpa sebab, sesak napas, jantung berdebar, sering haus dan buang air kecil, pucat, pusing berat, atau keluhan lain yang tidak biasa.

Pada akhirnya, tubuh sering memberikan sinyal sebelum masalah kesehatan menjadi lebih serius. Jadi, ketika sering lemas padahal tidak banyak aktivitas, jangan buru-buru menganggapnya hanya karena kurang tidur atau kecapekan. Kenali penyebabnya dan periksakan jika keluhan menetap agar penanganannya bisa dilakukan sesuai kondisi yang sebenarnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

Perut Sering Begah? 5 Tips Menjaga Kesehatan Pencernaan dengan Diet Kaya Serat

Perut terasa penuh, kencang, atau banyak gas setelah makan? Perut sering begah memang bisa membuat tubuh terasa tidak nyaman. Meski sesekali terjadi dan umumnya...

Dapat Meningkatkan Bakteri Baik dalam Usus, Ini 5 Makanan yang Mesti Dikonsumsi!

Usus  organ yang berfungsi untuk memproses makanan sekaligus membuang limbah Utidak Nah, ppada , biasanya disebabkan oleh pola makan yang buruk dan kebutuhan cairan...

Dapat Memicu Cemas dan Stres, Yuk Kenali Doomscrolling dan Dampaknya terhadap Kesehatan!

Tahukah kamu, apa itu doomscrolling? Doomscrolling ialah kebiasaan menghabiskan waktu selama berjam-jam untuk menggulir atau menelusuri konten digital. Kebiasaan ini acapkali disebut sebagai perilaku...

5 Makanan untuk Meningkatkan Stamina, Bikin Tubuh Tetap Bertenaga

Menjalani aktivitas dari pagi hingga malam tentu membutuhkan tubuh yang tetap bertenaga. Pekerjaan, olahraga, hingga berbagai kegiatan harian bisa terasa lebih berat ketika stamina...

Terbaru