Berita Tasikmalaya (Djavatoday.com),- Polres Tasikmalaya menggencarkan patroli dialogis untuk mengantisipasi tindak kriminalitas dan potensi konflik sosial di tengah masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, polisi juga menyosialisasikan layanan Call Center 110 sebagai saluran pengaduan bagi warga yang membutuhkan bantuan kepolisian.
Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi, didampingi Wakapolres Kompol Asep Muslihat Sutarwan, pejabat utama, para perwira, serta personel Satuan Samapta Polres Tasikmalaya.
Melalui patroli dialogis, petugas mendatangi sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Selain memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), polisi juga berinteraksi langsung dengan warga untuk menyerap informasi, keluhan, dan masukan terkait kondisi keamanan di lingkungan mereka.
Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi mengatakan, patroli tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kehadiran petugas di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mendorong warga berperan aktif dalam mencegah gangguan keamanan.
“Patroli dialogis dan sosialisasi layanan Call Center 110 ini bertujuan menjaga kamtibmas melalui pendekatan humanis dan interaksi langsung dengan masyarakat. Kami ingin warga merasa aman sekaligus mengetahui cara menghubungi kepolisian ketika membutuhkan bantuan,” ujar Ade.
Menurutnya, sosialisasi Call Center 110 penting dilakukan agar masyarakat mengetahui saluran resmi untuk melaporkan tindak kriminalitas maupun potensi gangguan keamanan yang terjadi di lingkungannya.
Melalui layanan tersebut, warga dapat menyampaikan pengaduan atau meminta bantuan kepolisian ketika menghadapi situasi darurat. Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.
“Layanan Call Center 110 disediakan untuk memudahkan masyarakat menyampaikan pengaduan dengan cepat. Kami mengimbau warga agar tidak ragu menghubungi kepolisian apabila mengetahui adanya tindak kejahatan atau potensi gangguan kamtibmas,” katanya.
Ade berharap, komunikasi yang terjalin antara polisi dan masyarakat dapat membantu mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini. Dengan begitu, potensi konflik sosial maupun tindak kriminalitas bisa diantisipasi sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Dalam pelaksanaannya, patroli dan sosialisasi menyasar sejumlah titik, mulai dari pasar, minimarket, warung makan, pangkalan ojek hingga kawasan permukiman warga di wilayah hukum Polres Tasikmalaya.
Petugas memberikan imbauan kamtibmas sekaligus mengajak masyarakat menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kejadian yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Polres Tasikmalaya berharap kegiatan patroli dialogis dapat memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta kondusif.
Selama kegiatan berlangsung, patroli dialogis dan sosialisasi Call Center 110 dilaporkan berjalan aman dan lancar. (Ayu/CN/Djavatoday)

