Sabtu, Februari 24, 2024
namakamu.com
namakamu.com
namakamu banner id
namakamu banner id

Polres Tasikmalaya Bekuk Pelaku Pembalakan Liar

namakamu.com
namakamu.com
namakamu banner id
namakamu banner id

Tasikmalaya (Djavatoday.com),- Personel Satreskrim Kepolisian Resort (Polres) Tasikmalaya membekuk pelaku pembalakan liar (illegal logging) dengan barang bukti 56 batang kayu mahoni.

Pelaku berinisial R (47) warga Cipatujah, dibekuk saat melakukan pencurian kayu di kawasan hutan Perhutani Petak 52 a blok Cikupa Desa Pameutingan Kecamatan Cipatujah.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Hario Prasetyo Seno mengatakan pihaknya menerima informasi dari petugas Perhutani yang melihat tersangka mengendarai pickup dengan membawa kayu.

“Pasca mendapat informasi tersebut, anggota langsung ke lokasi dan melakukan penegakan hukum bersama petugas Perhutani,” ujar Hario, saat ekpose di Mapolres Tasikmalaya, Selasa (13/10/2020).

Dari tangan pelaku pembalakan liar, petugas mengamankan 56 batang kayu mahoni, tiga batang kayu rimba,  satu mesin gergaji, satu unit Mitsubishi Coltback dan mobil Pickup Suzuki Carry.

Saat ditanya petugas, pelaku mengaku ingin membuka lahan palawija di lahan Perhutani. Dia menebang kayu – kayu tersebut untuk dijual dan dijadikan modal membeli bibit pohon cengkih.

Pelaku Rohyan (47) mengaku sendiri melakukan penebangan pohon di kawasan hutan milik perhutani di Kecamatan Cipatujah. Rencananya kayu hasil curian akan dijual dan dibelikan bibit pohon cengkeh.

“Kayunya belum sempet dijual , keburu diamankan bapak Polisi,” ujar pelaku pembalakan liar.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 82 ayat (1) UU Nomor 18 tahun 2013 tentang Pemberantasan Perusakan Hutan. Dengan ancaman hukuman minimal satu tahun, maksimal lima tahun penjara.

Sementara itu Kepala ADM Perhutani KPH Tasikmalaya Benni Suko Tri Atmoko mengapresiasi kinerja Polres Tasikmalaya dalam menangani kasus pencurian kayu.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi kinerja Polres Tasikmalaya dalam mengungkap kasus pembalakan liar,” kata Benni.

Kata Benni kerugian yang ditaksir dari 56 potong kayu mencapai 97 juta rupiah.

“Bukan segi materil saja namun dampak yang ditimbulkan dari perambahan hutan seperti ini dapat merusak lingkungan sehingga menimbulkan banjir dan longsor,” tegasnya. (AY/Djavatoday)

Satgas Pangan Tasikmalaya Cek Harga Beras di Pasar yang Kini Melambung Tinggi

Berita Tasikmalaya (Djavatoday.com),- Satgas Pangan Kabupaten Tasikmalaya melakukan sidak di Pasar Singaparna dan Toko Modern, Rabu (21/2/2024). Hasilnya, Satgas Pangan menemukan harga beras yang...

Janin Bayi Dibuang di Saluran Air di Tasikmalaya, Polisi Amankan Pelaku

Berita Tasikmalaya (Djavatoday.com),- Janin bayi ditemukan di saluran air di Kampung Cipendeuy, Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (13/2/2024). Diduga janin itu dibuang...

Kapolda Jabar Cek Distribusi Logistik Pemilu 2024 di Singaparna Tasikmalaya

Berita Tasikmalaya (Djavatoday.com),- Kapolda Jabar Irjen Pol Akhmad Wiyagus melakukan pengecekan distribusi logistik Pemilu 2024 di kantor PPK Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (10/2/2024). Hadir juga...

Polres Tasikmalaya Pecat Seorang Anggota yang Pakai Narkoba

Berita Tasikmalaya (Djavatoday.com),- Polres Tasikmalaya memecat atau memberhentikan dengan tidak hormat seorang anggota karena melanggar kode etik dan pakai narkoba. Pemberhentian itu dilaksanakan Senin...

Terpopuler

Lainnya