Berita Tasikmalaya (Djavatoday.com),- Kepedulian terhadap korban bencana alam ditunjukkan kalangan pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya. Melalui MKKS SMA Kabupaten Tasikmalaya, puluhan sekolah menengah atas menginisiasi penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu warga terdampak banjir dan longsor di wilayah Aceh dan Sumatera.
Aksi solidaritas tersebut melibatkan partisipasi aktif para siswa SMA, baik negeri maupun swasta. Selain bertujuan meringankan beban korban bencana, kegiatan ini juga dimaknai sebagai sarana pendidikan karakter bagi pelajar.
Ketua MKKS SMA Kabupaten Tasikmalaya Dadan Sudrajat menjelaskan, penggalangan donasi sengaja melibatkan siswa agar mereka belajar peka terhadap persoalan kemanusiaan di sekitarnya.
“Kami mengajak siswa untuk ikut berdonasi. Ini bukan hanya soal bantuan materi, tetapi juga menanamkan nilai empati dan kepedulian terhadap sesama yang sedang tertimpa musibah,” ujar Dadan, Rabu (17/12/2025).
Berdasarkan rekap sementara, donasi yang dihimpun sejak 8 Desember hingga 16 Desember 2025 mencapai Rp53.835.200. Dana tersebut berasal dari 30 SMA di Kabupaten Tasikmalaya dengan nominal yang bervariasi di setiap sekolah.
“Jumlahnya berbeda-beda. Misalnya dari SMAN 1 Cikatomas, terkumpul sekitar Rp5 juta. Dan ini masih berpotensi bertambah karena proses penggalangan di masing-masing sekolah masih berjalan,” katanya.
Dadan menambahkan, mekanisme penyaluran bantuan akan dibahas lebih lanjut bersama anggota MKKS. Opsi penyerahan bantuan bisa dilakukan secara langsung ke lokasi bencana atau melalui lembaga kemanusiaan yang menangani penyaluran bantuan.
“Kami akan musyawarahkan agar bantuan ini benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat maksimal bagi korban,” ujarnya.
Apresiasi terhadap inisiatif tersebut disampaikan Kepala KCD Wilayah XII Zhairy Andrianto. Ia menilai gerakan solidaritas MKKS SMA Tasikmalaya mencerminkan kepedulian sosial yang patut dicontoh.
“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat MKKS yang melibatkan siswa dalam penggalangan dana kemanusiaan. Semoga ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi pihak lain untuk turut membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” kata Zhairy.
Melalui aksi ini, MKKS SMA Kabupaten Tasikmalaya berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh di lingkungan sekolah, sekaligus memberikan dukungan nyata bagi masyarakat yang tengah berjuang memulihkan diri dari bencana. (Ayu/CN/Djavatoday)

