Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Arus mudik Lebaran di Kabupaten Ciamis tak hanya dipadati kendaraan, tetapi juga diiringi kesiapsiagaan layanan kesehatan. Dinas Kesehatan setempat menyiapkan lima pos kesehatan di jalur utama sebagai tempat singgah aman bagi para pemudik.
Sejak memasuki masa mudik, pos-pos tersebut mulai beroperasi penuh selama 24 jam. Lokasinya tersebar di titik strategis, mulai dari Cihaurbeuti, kawasan Alun-alun Ciamis, Karang Kamulyan, Banjarsari, hingga Kawali. Keberadaannya dirancang agar mudah dijangkau oleh masyarakat yang melintas di jalur padat kendaraan.
Kepala Dinas Kesehatan Ciamis, Rizali Sofiyan, menjelaskan bahwa pos kesehatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran perjalanan mudik dan arus balik.
“Lima pos kesehatan kami siagakan di jalur utama dan semuanya beroperasi 24 jam. Fokusnya untuk membantu kelancaran mudik sekaligus memberikan pertolongan medis jika sewaktu-waktu dibutuhkan,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Tak hanya untuk kondisi darurat, pos kesehatan juga bisa dimanfaatkan pemudik untuk memeriksa kondisi tubuh secara gratis. Layanan yang diberikan tergolong sederhana, namun cukup membantu menjaga kebugaran selama perjalanan jauh.
“Pemudik bisa memanfaatkan layanan pemeriksaan dasar, seperti cek tekanan darah atau keluhan ringan lainnya. Semua layanan ini kami berikan tanpa biaya,” katanya.
Selain pos di jalur mudik, seluruh puskesmas di Ciamis juga ikut disiagakan. Dari total 37 puskesmas, sebanyak 11 berada di jalur utama dan turut membuka layanan khusus bagi pemudik.
“Semua puskesmas kami siagakan. Khusus yang berada di jalur utama, ada 11 yang membuka pos pelayanan untuk mendukung pemudik,” jelas Rizali.
Untuk memastikan layanan berjalan optimal, Dinas Kesehatan mengerahkan total 703 tenaga medis. Mereka bertugas secara bergantian dalam tiga shift agar pelayanan tetap berlangsung tanpa henti.
“Seluruh petugas kami siagakan 24 jam dan dibagi dalam tiga shift di masing-masing titik layanan,” tambahnya.
Sejauh ini, situasi di lapangan masih terpantau aman dan belum ada laporan kejadian menonjol. Meski begitu, petugas tetap berjaga penuh untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama arus mudik berlangsung.
Rizali pun mengingatkan para pemudik agar tidak ragu memanfaatkan fasilitas yang tersedia, baik untuk memeriksa kesehatan maupun sekadar beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
“Silakan manfaatkan pos kesehatan yang ada. Selain untuk pemeriksaan, pemudik juga bisa beristirahat. Fasilitasnya cukup lengkap, mulai dari ruang periksa hingga obat-obatan dasar,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

