Minggu, Februari 25, 2024
namakamu.com
namakamu.com
namakamu banner id
namakamu banner id

Unik, Pedagang di Alun-alun Ciamis Seragam Pakai Baju Pangsi

namakamu.com
namakamu.com
namakamu banner id
namakamu banner id

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Ciamis terus berinovasi. Dalam penataan taman, kini para pedagang di Alun-alun Ciamis harus memakai seragam khas sunda yakni baju pangsi setiap akhir pekan.  Hal ini bertujuan untuk menjadi pembeda dan daya tarik tersendiri.

Para pedagang kaki lima (PKL) memakai baju pangsi dan iket di kepala setiap hari Sabtu, Minggu dan Senin. Dengan menciptakan ciri khas tersendiri, diharapkan pendatang luar daerah yang melintas di wilayah Ciamis tertarik untuk transit dan berlama-lama di Ciamis, Jawa Barat.

“Konsep ini memang sudah lama direncanakan. Mulai minggu ini mulai dilaksanakan. Kami ingin para pedagang tidak hanya berjualan saja, tetapi ikut berbudaya,” ujar Kepala DPRKPLH Ciamis Taufik Gumelar saat memberikan pembinaan kepada pedagang di taman.

Dengan inovasi baru ini, Taufik berharap kawasan Alun-alun Ciamis menjadi hidup dan dapat meningkatkan perekomian. Tak dipungkiri, kawasan ini selalu menjadi primadona setiap akhir pekan. Masyarakat yang tak liburan ke tempat wisata, memilih Alun-alun sebagai tempat rekreasi alternatif.

“Karena seragam pangsi ini  baru hanya ada satu, secara bertahap pemakaiannya di akhir pekan karena ramai pengunjung. Mungkin ke depan bisa setiap hari,” terangnya.

Taufik menerangkan,  dengan melakukan pembinaan kepada para pedagang di Alun-alun Ciamis ini sekaligus menjaga kawasan taman. Mereka akan merasa memiliki sehingga seperti hal nya rumah sendiri akan merawat dan menjaga supaya tetap bersih dan indah.

“Jadi menjaga ruang terbuka hijau seperti Alun-alun Ciamis bukan hanya tugas pemerintah. Tapi juga semua yang terlibat di dalamnya, dari mulai pedagang, petugas parkir, termasuk para pengunjung itu sendiri,” ucapnya.

Pedagang di Alun-alun Ciamis Ditata

Saat pandemi Covid-19 ini, Pemkab Ciamis juga melakukan penjadwalan pedagang yang berjualan. Dari 70 pedagang yang ada berlaku sistem sif setiap harinya. Sehingga tidak terjadi kerumunan dan dapat tertata dengan rapih.

“Kami juga mendirikan bank sampah untuk pedagang di Alun-alun Ciamis. Sehingga mereka selain berjualan, juga bisa melakukan pengelolaan sampah. Ini juga salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan para pedagang dan mewujudkan Ciamis bersih,” pungkasnya.  (AYU/CN/Djavatoday)

Hadiri Kuliah Umum, Wabup Yana: STIKes Muhammadiyah Ciamis Berkontribusi Tingkatkan IPM

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra menghadiri kegiatan kuliah umum di STIKes Muhammadiyah, Sabtu (24/2/2024). Yana menyebut STIKes Muhammadiyah menjadi pilar...

Cerita Jembatan Cilokat di Buniseuri Ciamis yang Angker

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Jembatan Cilokat di Jalan Raya Ciamis-Kawali, tepatnya di Desa Buniseuri, Kecamatan Cipaku, dikenal angker. Konon di jembatan tersebut kerap terdengar suara...

Cerita Asal Usul Nama Desa Baregbeg Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Baregbeg merupakan nama sebuah desa di Kabupaten Ciamis. Menarik untuk dibahas mengenai cerita asal usul penamaan desa tersebut. Konon menurut cerita, nama...

Ini Layanan di Perpustakaan Ciamis, Ada Ruang Baca Bertema Angkasa hingga Audio Visual

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ciamis terus berupaya meningkatkan layanan kepada masyarakat. Terutama dalam meningkatkan minat baca bagi anak usia dini. Lalu...

Terpopuler

Lainnya