Jumat, Februari 23, 2024
namakamu.com
namakamu.com
namakamu banner id
namakamu banner id

Toleransi dan Kolaborasi Kunci Harmoni Berbangsa dan Bernegara

namakamu.com
namakamu.com
namakamu banner id
namakamu banner id

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Toleransi dan kolaborasi adalah kunci membangun bangsa. Hal tersebut dikatakan Anggota DPR RI yang juga wakil ketua Badan Pengkajian MPR RI Agun Gunandjar Sudarsa Bc.,IP., M.Si.

” Menghargai, menghormati dan mengakui keberadaan seseorang adalah cara bertoleransi. Hal itu harus ditanamkan dan dilakukan dalam kehidupan bermasyarakat. Dimulai dari diri sendiri,” tegas Agun saat menjadi pembicara dalam diskusi Forum Semua Bicara di Hotel Priangan Ciamis, Kamis (14/1/2021).

Agun mengapresiasi diskusi yang digagas oleh Forum Ketahanan Bangsa (FKB) Ciamis. Yang mana melibatkan seluruh komponen dari mulai masyarakat, organisator, tokoh ulama hingga unsur pemerintah.

“Diskusi multi sektor ini harus ditiru oleh pemerintah dalam menjalankan kinerjanya. Untuk menanamkan nilai toleransi dan kolaborasii,” kata Agun.

Baca Juga: Beri Contoh Masyarakat, Agun Gunandjar Siap Disuntik Vaksin Covid-19

Agun menuturkan, toleransi bukan sebuah tuntutan, dimana setiap orang harus mengakui eksistensi diri. Toleransi merupakan ruang interaksi, dimana perbedaan, keragaman dan keunikan dapat saling bersinergi.

“Toleransi terjadi ketika kita memberi ruang untuk saling mengakui dan menghormati diantara keragaman yang ada,” jelasnya.

Agun menjelaskan, kunci toleransi dan kolaborasi adalah kesetaraan. Tidak akan ada harmoni dalam kolaborasi, jika satu sama lain merasa tinggi. Pada intinya saling menghargai dan memberikan kesempatan untuk menyampaikan pikiran.

” Dalam menghadapi problematika dan tantangan bangsa yang sedang berkembang saat ini. Saya tegaskan toleransi dan kolaborasi akan membawa bangsa ini keluar dari masalah. Sehingga mampu menjawab tantangan dan mampu menatap masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga: Agun Gunandjar : Pemerintah Gelontorkan Dukungan Ke Pelaku UMKM

Agun menambahkan, Dalam kehidupan beragama, toleransi bukan berarti harus meleburkan keyakinan. Namun saling menghargai keyakinan masing-masing. Kemudian saling memberi ruang untuk melaksanakan ajaran agama dan mengembangkan agamanya masing-masing.

“Selain Toleransi dan Kolaborasi, budaya bermusyawarah merupakan identitas bangsa, juga merupakan pelaksanaan dari azas kekeluargaan. Hal itu merupakan fundamen etik kehidupan berbangsa dan bernegara,” tuturnya. (MM/Djavatoday)

Ini Layanan di Perpustakaan Ciamis, Ada Ruang Baca Bertema Angkasa hingga Audio Visual

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ciamis terus berupaya meningkatkan layanan kepada masyarakat. Terutama dalam meningkatkan minat baca bagi anak usia dini. Lalu...

Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXIV Gelar Donor Darah

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Dalam memperingati HUT Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana ke-78 Tahun 2024, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIV menggelar kegiatan...

13 Warga Baregbeg Ciamis Terjangkit DBD, 1 Orang Meninggal Dunia

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) kini mengalami peningkatan di Kabupaten Ciamis. Salah satunya di Kecamatan Baregbeg, sudah ada 13 warga yang...

Waspada! Penipu Mengaku Petugas Tera Timbangan Berkeliaran di Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DKUKMP) Ciamis mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan petugas tera timbangan dari DKUKMP Ciamis. Penipu...

Terpopuler

Lainnya