Ciamis (Djavatoday.com),- Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Ciamis, Jawa Barat, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembina pramuka melalui kolaborasi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ciamis.
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Ketua Gerakan Pramuka Ciamis, H. Nanang Permana, M.H., dan Kepala Kemenag Ciamis, H. Asep Lukman Hakim, pada Minggu (26/1/2025) di sela-sela kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD) di MAN 5 Ciamis, Desa Maparah, Kecamatan Panjalu.
Kerjasama ini mencakup bidang pendidikan, pelatihan, dan juga pembinaan kepramukaan di gugus depan yang berbasis di lembaga pendidikan di bawah Kemenag Ciamis. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat peran pembina pramuka dalam mencetak generasi muda berkarakter unggul.
Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Ciamis, H. Nanang Permana, mengungkapkan kerjasama ini merupakan bentuk keseriusan dalam meningkatkan kompetensi pembina pramuka. Terutama di madrasah-madrasah yang berada di bawah Kemenag.
“Tahun 2023, kegiatan KMD lingkup Kemenag diikuti oleh 126 orang. Tahun 2025 ini jumlahnya meningkat menjadi 146 orang. Ini menunjukkan semangat luar biasa dari para pembina untuk membangun karakter anak bangsa melalui pramuka,” ujarnya.
Nanang berharap, melalui KMD, para pembina mampu menjadi teladan yang kompeten dan juga melahirkan anggota pramuka dengan karakter kuat. “Kami ingin setiap pembina bisa mendidik generasi yang mandiri, mencintai lingkungan, mencintai sesama, dan juga memiliki karakter ke-Indonesiaan yang kuat,” tambahnya.
Kemenag Bina Generasi Muda Lewat Pramuka
Kepala Kemenag Ciamis, H. Asep Lukman Hakim, menjelaskan bahwa kegiatan KMD yang berlangsung pada 24–29 Januari 2025 ini diikuti oleh 146 guru madrasah negeri. Menurutnya, KMD adalah salah satu upaya strategis untuk memberikan bekal bagi tenaga pendidik yang aktif di gerakan pramuka.
“Melalui KMD, peserta akan mendapatkan pelatihan terkait kedisiplinan dan pendidikan karakter. Kami percaya, ini akan menjadi modal penting bagi mereka dalam membina generasi muda,” kata Asep.
Asep juga menambahkan kegiatan seperti ini akan terus berlanjut di masa mendatang, dengan harapan semakin banyak tenaga pendidik yang mengikuti pelatihan serupa.
“Mudah-mudahan, ke depan semakin banyak guru yang ikut serta sehingga kualitas pembinaan pramuka di lingkungan Kemenag semakin meningkat,” tutupnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

