Tebing Belakang Sekolah Longsor di Desa Kadupandak Ciamis, BPBD Lakukan Penanganan

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis pada Jumat (31/10/2025) malam mengakibatkan tebing di belakang SDN 3 Kadupandak, Kecamatan Tambaksari, kembali mengalami longsor. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, tepat di area sekolah yang sebelumnya juga pernah dilanda longsor serupa pada Desember 2024.

Menurut keterangan Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, longsor kali ini memiliki panjang sekitar 7 meter dengan ketinggian tebing mencapai 15 meter. Dugaan sementara, penyebab longsor adalah curah hujan dengan intensitas tinggi disertai tidak adanya talang air pada atap bangunan sekolah, sehingga air hujan langsung mengalir ke arah tebing di belakang sekolah.

“Longsoran terjadi akibat air hujan terus menggerus tanah di sekitar area belakang kelas. Kondisi tebing yang curam dan tidak adanya sistem pembuangan air mempercepat terjadinya pergeseran tanah,” jelas Ani Supiani saat dikonfirmasi, Minggu (2/11/2025).

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bagian tebing di belakang ruang kelas mengalami kerusakan cukup parah dengan panjang longsoran mencapai sekitar 20 meter. BPBD Ciamis menilai area tersebut masih berpotensi longsor susulan karena kondisi tanah yang labil, terutama pada tebing sepanjang 66 meter yang berada di sekitar lokasi kejadian.

“Bangunan kelas SDN 3 Kadupandak berada sangat dekat dengan bibir tebing, hanya berjarak sekitar dua meter. Karena itu, kami lakukan langkah darurat dengan pemasangan penahan sementara dari bambu untuk mencegah longsor meluas,” ujar Ani.

Untuk saat ini, BPBD Ciamis telah berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kecamatan Tambaksari, aparat desa, dan Dinas Pendidikan guna melakukan penanganan serta assessment lanjutan. Langkah awal yang dilakukan berupa pembersihan material longsor dan penguatan tebing sementara.

BPBD juga merekomendasikan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) permanen sepanjang sekitar 86 meter sebagai solusi jangka panjang untuk mencegah longsor susulan yang bisa mengancam keselamatan siswa dan bangunan sekolah.

“Penanganan darurat sudah dilakukan, namun kami tetap mendorong agar segera ada pembangunan TPT permanen karena lokasi sekolah berada di zona rawan longsor,” tutur Ani menegaskan. (Ayu/CN/Djavatoday)

Bursa Wabup Ciamis Bergulir, PKS Bahas Usulan Kandidat dari PAN

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Partai Amanat Nasional (PAN) telah menetapkan Asep Rahmat sebagai satu-satunya kandidat yang diusung dalam pengisian wakil Bupati Ciamis, PKS masih akan...

Sholat Subuh Keliling di Ciamis, Kapolres Ajak Warga Cegah Kenakalan Remaja

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Suasana Masjid Al Ikhlas Tonjong, Kelurahan Ciamis, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, terasa berbeda pada Sabtu (24/10/2026) dini hari. Puluhan jemaah berkumpul...

Bupati Ciamis Bangga Tabligh Akbar Hari Santri Dihadiri Puluhan Ribu Jemaah

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengungkapkan kebanggaannya atas antusiasme masyarakat dalam mengikuti Tabligh Akbar peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Alun-alun Ciamis,...

Musim Panen, Haji Wahyu Jual Semangka dan Melon Rp10 Ribu per Buah di Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Buah semangka dan melon berukuran besar dijual dengan harga Rp10.000 per buah di Jalan Nasional Ciamis-Cikoneng, Desa Margaluyu, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten...

Terbaru