Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Sebuah rumah milik Anah (59), petani asal Dusun Cigedug, Desa Purwaraja, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, terbakar pada Senin (5/10/2026) malam. Kebakaran diduga dipicu korsleting arus listrik.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.50 WIB. Api pertama kali diketahui pemilik rumah saat hendak menuju dapur. Melihat api sudah membesar, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Pos WMK Rancah.
Kabid Damkar Dinas Satpol PP Ciamis Budi Rahmat mengatakan laporan diterima petugas pada pukul 21.55 WIB. Lima menit kemudian, tim langsung berangkat menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 22.15 WIB.
“Begitu menerima laporan, petugas Pos WMK Rancah langsung menuju lokasi. Laporan kami terima sekitar pukul 21.55 WIB dan petugas berangkat pukul 22.00 WIB. Sekitar pukul 22.15 WIB sudah tiba di lokasi,” kata Budi.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman pada bagian rumah yang terbakar. Luas bangunan yang terdampak api diperkirakan sekitar 3×3 meter persegi.
“Untuk penyebab sementara diduga akibat korsleting arus listrik. Api diketahui sudah membesar ketika pemilik rumah hendak ke dapur,” ujarnya.
Budi mengatakan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Sementara kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Untuk kerugian materi diperkirakan sekitar Rp10 juta,” katanya.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang masih berpotensi menyala kembali. Petugas juga melakukan pendataan serta memberikan edukasi kepada warga mengenai pencegahan kebakaran dan penyelamatan.
“Setelah api padam, kami melakukan observasi menyeluruh untuk memastikan kondisi benar-benar aman. Kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik,” tutur Budi.
Penanganan kebakaran tersebut melibatkan Pos WMK Rancah, Koramil Rajadesa, Polsek Rajadesa, aparat desa, Tagana, serta warga sekitar. Petugas mengerahkan satu unit kendaraan pancar Z 8158 T dan satu unit tangki water supply Z 8449 T.
Sekitar pukul 22.30 WIB, kondisi di lokasi dinyatakan aman. Petugas kemudian kembali ke Pos WMK Rancah untuk melanjutkan tugas piket dan kesiapsiagaan. (Ayu/CN/Djavatoday)

