Imam Dana Kurnia: BUMDes dan Kopdes di Ciamis Didorong Bersinergi, Jangan Saling Mematikan

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) di tengah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diharapkan menjadi kekuatan baru bagi perekonomian masyarakat, bukan justru memunculkan persaingan antarlembaga.

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Ciamis dari Fraksi PKB, Imam Dana Kurnia, meminta keberadaan kedua lembaga ekonomi desa tersebut dapat berjalan beriringan dengan pembagian peran yang jelas.

“Jangan sampai yang satu tumbuh, yang satu mati. Jangan saling mematikan atau saling bersaing. Kalau perlu saling mengisi, saling menguatkan,” kata Imam, Selasa (6/10/2026).

Menurutnya, BUMDes maupun Kopdes sama-sama memiliki peran dalam menggerakkan perekonomian di tingkat desa. Namun, setiap desa memiliki potensi, karakter, kemampuan sumber daya manusia, serta kebutuhan yang berbeda.

Karena itu, penerapan program Kopdes tidak bisa dilakukan dengan pola yang sama di seluruh desa. Begitu pula dengan pengembangan BUMDes yang selama ini sudah berjalan.

Imam mengingatkan agar unit usaha Kopdes nantinya tidak berbenturan dengan usaha yang telah dikelola BUMDes. Menurut dia, diperlukan aturan yang jelas dari pemerintah pusat agar pelaksanaan kedua lembaga tersebut tidak menimbulkan persoalan di lapangan.

“Saya kira kita juga menunggu regulasi dari pusat, dari sisi juklak dan juknisnya, yang tidak menjadi benturan di lapangan. Karena di lapangan tidak mudah,” ujarnya.

Imam juga melihat kehadiran Kopdes bisa menjadi momentum untuk mengevaluasi keberadaan BUMDes di Kabupaten Ciamis. Sebab, kondisi BUMDes di setiap desa tidak sama.

Ada BUMDes yang mampu mengembangkan usaha dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Namun, ada pula yang justru tidak memiliki aktivitas usaha yang berjalan.

“Lembaganya ada, usahanya enggak ada,” ucapnya.

Selain persoalan pengelolaan, Imam menyoroti penyertaan modal BUMDes yang di sejumlah tempat mengalami kemacetan. Menurutnya, kondisi tersebut dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari sistem pengelolaan hingga kondisi ekonomi masyarakat.

Ia menilai keberhasilan program ekonomi desa juga sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Program yang baik, kata dia, tetap membutuhkan pengelola yang memahami mekanisme serta mampu menjalankan usaha secara profesional.

Imam kemudian mencontohkan sejumlah program pemerintah yang kini menggunakan sistem berbasis data, termasuk dalam penyaluran subsidi pupuk. Menurutnya, kejelasan mekanisme menjadi penting agar program pemerintah tidak justru menimbulkan persoalan baru saat diterapkan.

Di sisi lain, Imam melihat dukungan anggaran pemerintah untuk Kopdes sebagai peluang yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa.

Namun, peluang tersebut harus disesuaikan dengan potensi masing-masing desa. Jangan sampai seluruh desa menjalankan usaha yang sama sehingga justru menciptakan persaingan di antara lembaga ekonomi desa.

“Kalau peluang ini ditangkap secara cermat dan jeli, dengan melihat kekuatan dan potensi desa masing-masing yang mungkin setiap desa berbeda-beda, kalau ini ditangkap sebagai peluang, saya pikir ini sangat luar biasa,” tuturnya.

Karena itu, dia berharap BUMDes dan Kopdes nantinya memiliki segmen usaha yang dapat saling melengkapi. Dengan begitu, kedua lembaga tidak berebut pasar, tetapi justru memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Harapan saya saling mengisi, punya segmen yang mungkin tidak berebut. Yang kedua, ada regulasi juga dalam konteks bahwa kehadiran dua-duanya ini harus dalam rangka memberikan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat pedesaan,” kata Imam.

Menurutnya, seluruh program pemerintah yang berkaitan dengan ekonomi desa harus benar-benar memberikan hasil bagi masyarakat. “Program pemerintah harus sukses. Kalau tidak sukses, ya rugi kita,” tegasnya. (Andra/CN/Djavatoday)

Misteri Bayi dalam Kardus di Ciamis Belum Terungkap, Polisi Telusuri CCTV

Berita Ciamis (Djavatoday),- Misteri pembuangan bayi laki-laki di depan rumah Kepala Dusun Karangkamulyan, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, belum terungkap. Lebih dari sepekan...

Polsek Panawangan Sosialisasikan Penerimaan SMA Kemala Taruna Bhayangkara ke Pelajar

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Sebanyak 60 siswa SMP Negeri 2 Panawangan, Kabupaten Ciamis, mendapat informasi mengenai penerimaan SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2027/2028. Sosialisasi...

Satlantas Polres Ciamis Periksa 374 Kendaraan, Puluhan Pengendara Langsung Bayar Pajak

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor terus dilakukan Satlantas Polres Ciamis bersama sejumlah instansi terkait. Pemeriksaan kendaraan sekaligus pelayanan...

Masuk Kamar Mandi, Warga Ciamis Dikejutkan Ular Sanca Jatuh dari Plafon

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pagi yang semula berjalan seperti biasa di rumah Evie Sundara (54), warga Kelurahan Ciamis, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, mendadak berubah menegangkan....

Terbaru