Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Suasana malam di kawasan Alun-Alun Taman Surawisesa Kawali, Jumat (8/5/2026), tampak berbeda. Sejumlah anggota Polsek Kawali Polres Ciamis mendatangi para remaja dan komunitas otomotif roda dua yang tengah berkumpul di lokasi tersebut. Kegiatan itu dilakukan sebagai upaya preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Kegiatan sambang dan pembinaan dimulai sekitar pukul 21.00 WIB. Polisi memberikan edukasi secara langsung kepada para remaja agar menyalurkan hobi otomotif ke arah positif dan tidak terjerumus pada aktivitas yang melanggar hukum.
Ps Panit Binmas Polsek Kawali Aiptu Arif WD bersama anggota piket siaga terlihat berdialog santai dengan anggota komunitas otomotif Black Baron dan XTC. Dalam kesempatan itu, petugas mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan berkendara serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja.
Selain memberikan pembinaan, petugas juga mensosialisasikan Surat Edaran Gubernur Jawa Barat terkait pemberlakuan jam malam bagi pelajar mulai pukul 21.00 WIB hingga 04.00 WIB. Sosialisasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pelajar pada malam hari sekaligus mencegah potensi tindak kriminal maupun gangguan kamtibmas.
Para remaja juga diimbau agar tidak terlibat geng motor, penyalahgunaan narkoba, minuman keras, maupun pergaulan bebas. Polisi turut mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas, seperti menggunakan helm, membawa kelengkapan surat kendaraan, serta tidak memakai knalpot brong yang dapat mengganggu kenyamanan warga.
Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah melalui Kapolsek Kawali AKP Hj. Iis Yeni Idaningsih mengatakan pembinaan terhadap komunitas otomotif menjadi salah satu langkah preventif kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Pembinaan kepada generasi muda harus dilakukan secara berkelanjutan agar mereka memiliki kesadaran hukum, disiplin, dan memahami pentingnya keselamatan dalam berkendara,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan humanis dan persuasif terus dikedepankan dalam membangun kedekatan antara polisi dengan masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan komunitas otomotif.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat maupun para remaja yang hadir. Warga menilai kehadiran polisi secara langsung di tengah aktivitas anak muda mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi langkah pembinaan yang positif agar generasi muda terhindar dari pengaruh negatif lingkungan. (Ayu/CN/Djavatoday)

