Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pemerintah Kabupaten Ciamis mulai mendorong percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik berbasis digital. Langkah tersebut dibahas dalam kegiatan Sosialisasi Aktivasi IKD sebagai akses digitalisasi bantuan sosial melalui Sistem Perlindungan Sosial (PERLINSOS) yang berlangsung di Aula Dinas Sosial Ciamis, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan yang digelar secara daring dan luring itu dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi. Sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat penguatan koordinasi pemanfaatan data bersama Kementerian Sosial RI terkait perluasan piloting digitalisasi bantuan sosial tahun 2026.
Dalam sambutannya, Andang menegaskan aktivasi IKD menjadi langkah penting dalam mendukung percepatan digitalisasi pelayanan, khususnya di bidang perlindungan sosial dan administrasi kependudukan.
“Walaupun kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan luring, hal itu jangan menjadi hambatan untuk mempercepat aktivasi IKD di Kabupaten Ciamis,” ujarnya.
Menurut Andang, saat ini capaian aktivasi IKD di Kabupaten Ciamis masih berada di kisaran 2 persen. Namun ia optimistis angka tersebut bisa meningkat drastis apabila seluruh pihak bergerak bersama melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
“Saya yakin percepatan ini bisa dilakukan. Tinggal diumumkan dan disampaikan kepada masyarakat oleh seluruh pihak yang hadir hari ini,” katanya.
Ia menyebut Kabupaten Ciamis menjadi salah satu dari tiga daerah di Jawa Barat yang dipilih sebagai lokasi perluasan pilot project digitalisasi bantuan sosial tahun 2026. Karena itu, ia meminta seluruh pihak serius mendukung percepatan aktivasi IKD.
“Jangan sampai kita sudah dipercaya menjadi pilot project, tetapi masyarakatnya belum memiliki identitas digital. Yang disalahkan nanti tentu daerahnya,” tegasnya.
Bahkan, Sekda menargetkan capaian aktivasi IKD di Kabupaten Ciamis bisa meningkat hingga 90 persen dalam waktu satu minggu.
“Saya yakin minggu ini bisa 90 persen. Karena pelayanan kepada masyarakat itu 24 jam. Tinggal bagaimana kita semua bergerak dan melakukan percepatan,” ungkapnya.
Ia juga meminta seluruh peserta sosialisasi agar langsung membantu proses aktivasi IKD di lingkungan masing-masing, mulai dari keluarga hingga masyarakat sekitar.
“Satu orang hanya perlu sekitar lima menit untuk aktivasi. Setelah acara ini langsung buka layanan aktivasi. Bantu keluarga di rumah, anak-anak, tetangga dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ciamis, Yayan Muhamad Supyan, menjelaskan bahwa aktivasi IKD menjadi bagian penting dalam mendukung digitalisasi penyaluran bantuan sosial melalui sistem PERLINSOS.
Menurutnya, pemanfaatan IKD akan membuat proses validasi data penerima bantuan sosial menjadi lebih cepat, tepat sasaran, dan akuntabel.
“IKD menjadi kunci utama dalam validasi data penerima bantuan sosial. Dengan aktivasi IKD, proses verifikasi akan lebih cepat dan potensi duplikasi data bisa ditekan,” jelasnya.
Yayan menambahkan, ke depan sistem PERLINSOS akan menjadi kanal utama masyarakat dalam mengakses layanan bantuan sosial secara digital.
Dalam kesempatan yang sama, Sekda juga menyampaikan bahwa pemanfaatan IKD nantinya tidak hanya digunakan untuk administrasi kependudukan, tetapi juga akan terintegrasi dengan berbagai layanan publik lainnya.
“Ke depan masyarakat tidak harus lagi membawa KTP fisik karena identitas sudah ada di handphone. Bahkan bukan tidak mungkin berbagai layanan dan transaksi nantinya menggunakan identitas digital,” kata Andang.
Ia menilai keberhasilan implementasi IKD sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak, termasuk perangkat daerah, pilar sosial, hingga masyarakat.
“Kunci utamanya adalah satu data kependudukan. Karena itu mari kita bersama-sama menyukseskan aktivasi IKD di Kabupaten Ciamis,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut diikuti sejumlah OPD terkait, mulai dari Dinas Sosial, BKPSDM, Inspektorat, para camat, kepala desa, pendamping PKH, hingga instansi terkait lainnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

