Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Wajah haru bercampur syukur terlihat dari raut Abun Mulyana saat menerima bantuan kebencanaan dari Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui BAZNAS Ciamis di Aula Gedung PKK Ciamis, Rabu (13/5/2026).
Pria berusia 53 tahun itu datang bersama istrinya, Dede Kartika (43), setelah rumah semi permanen miliknya di Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, ambruk diterjang longsor pada Senin (11/5/2026) malam.
Dengan pakaian seadanya bantuan dari kepala desa dan warga sekitar, Abun bersama keluarganya diantar oleh Pemerintah Desa Sukamaju menuju pusat pemerintahan Kabupaten Ciamis untuk menerima bantuan.
Tak hanya keluarga Abun, sebanyak 83 kepala keluarga (KK) terdampak bencana dari empat kecamatan juga menerima bantuan serupa. Mereka berasal dari Kecamatan Purwadadi, Cisaga, Tambaksari, dan Cihaurbeuti.
Usai menerima bantuan, Abun mengaku bersyukur karena keluarganya mendapat bantuan sebesar Rp5 juta. Rumahnya masuk kategori rusak berat karena kondisinya nyaris rata dengan tanah dan sudah tidak bisa ditempati lagi.
“Alhamdulillah senang sekali mendapat bantuan ini. Rumah saya hancur karena longsor kemarin,” ujarnya.
Abun mengatakan bantuan tersebut rencananya akan digunakan untuk membangun kembali tempat tinggal bagi keluarganya. Meski jumlahnya terbatas, ia tetap bersyukur dan berharap bantuan itu cukup untuk memulai pembangunan rumah baru.
“Insyaallah cukup untuk bangun rumah. Untuk lokasinya nanti menunggu dari pemerintah desa yang dianggap aman. Berapa pun bantuannya tetap disyukuri dan diusahakan cukup,” katanya.
Di tengah kondisi sulit yang dialaminya, Abun mengaku kebutuhan paling mendesak saat ini adalah perlengkapan sekolah untuk anaknya yang masih duduk di bangku kelas 6 SD. Pasalnya, seluruh barang miliknya ikut tertimbun longsor, termasuk pakaian dan perlengkapan sekolah.
“Semua barang tertimbun, termasuk pakaian. Yang paling dibutuhkan sekarang seragam dan alat sekolah anak, karena minggu depan mau ujian. Kemarin sempat dapat seragam, tapi ukurannya kependekan,” ungkapnya.
Sementara itu, bantuan kebencanaan yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui BAZNAS pada tahun 2026 mencapai Rp145.500.000. Bantuan tersebut diberikan kepada 83 KK berdasarkan tingkat kerusakan rumah yang dialami warga.
Sebanyak 53 KK dengan kategori rusak ringan masing-masing menerima Rp1 juta. Kemudian 23 KK kategori rusak sedang menerima bantuan Rp2,5 juta per keluarga, sedangkan tujuh KK dengan rumah rusak berat memperoleh bantuan masing-masing sebesar Rp5 juta. (Ayu/CN/Djavatoday)

