Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Dalam rangka menyambut arus mudik dan balik Lebaran 2025, Stasiun Kereta Api Ciamis akan menambah 10 kereta yang berhenti di stasiun tersebut. Langkah ini diambil guna mengakomodasi lonjakan jumlah penumpang selama periode Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
Kepala Stasiun Kereta Api Ciamis, Saban Juventus, mengungkapkan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan intensif menjelang mudik Lebaran. Selain penambahan jadwal kereta, fasilitas di stasiun juga telah dipersiapkan untuk kenyamanan penumpang.
“Area ruang tunggu, tempat menyusui, dan toilet sudah kami siapkan dengan baik. Selain itu, posko pengamanan dari Polres Ciamis juga akan membantu menjaga keamanan selama arus mudik dan balik,” ujarnya pada Selasa (25/3/2025).
Saban juga menyebutkan bahwa dalam seminggu terakhir mulai terlihat peningkatan jumlah penumpang sekitar 10 hingga 20 orang per hari. Diperkirakan, puncak arus mudik di Stasiun Ciamis akan terjadi pada H-2 Lebaran, sementara puncak arus balik diperkirakan jatuh pada H+5.
“Saat ini, jumlah penumpang rata-rata sudah mencapai 200 orang per hari, dari biasanya hanya sekitar 100 orang. Puncaknya nanti bisa mencapai 500 orang dalam sehari,” jelasnya.
Kapolsek Ciamis, Kompol Alan Dahlan, mengungkapkan posko pengamanan akan beroperasi selama 14 hari, bertepatan dengan Operasi Ketupat Lodaya 2025. Dalam posko ini, terdapat sembilan personel yang bertugas secara bergantian dalam dua shift, dengan satu anggota sebagai pengendali.
“Secara umum, kondisi di Stasiun Ciamis masih aman dan terkendali. Kasus yang sering terjadi biasanya hanya barang tertinggal atau hilang. Untuk aksi pencopetan dan tindak kejahatan lainnya sudah jauh berkurang berkat sistem keamanan yang lebih canggih,” paparnya.
Dengan berbagai persiapan ini, diharapkan perjalanan para pemudik di Stasiun Kereta Api Ciamis dapat berjalan lancar dan aman selama periode mudik Lebaran 2025. (Ayu/CN/Djavatoday)

