Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Suasana khidmat bercampur semarak mewarnai peringatan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis yang digelar Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jumat (12/6/2026). Momentum bersejarah tersebut menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam melanjutkan pembangunan di Tatar Galuh.
Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi Ngarak Pataka dari Pendopo Bupati menuju Gedung DPRD Kabupaten Ciamis. Arak-arakan pataka yang menjadi simbol kehormatan dan identitas daerah itu berlangsung sakral serta disaksikan masyarakat yang memadati sejumlah ruas jalan.
Setibanya di Gedung DPRD, acara dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Ciamis yang berlangsung di Aula Tumenggung Wiradikusumah. Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Ciamis, Nanang Permana, dan menjadi bagian utama dalam peringatan hari jadi daerah yang kini memasuki usia ke-384 tahun.
Sejumlah tamu undangan turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman yang mewakili Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, unsur DPRD Provinsi Jawa Barat, para mantan kepala daerah, serta pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ciamis dari berbagai periode.
Paripurna diawali dengan pembacaan Surat Keputusan DPRD terkait sejarah dan penetapan Hari Jadi Kabupaten Ciamis oleh Sekretaris DPRD. Selanjutnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Andang Firman membacakan ringkasan perjalanan sejarah daerah serta silsilah para bupati yang pernah memimpin Ciamis sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Ciamis Nanang Permana menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian yang berhasil diraih pemerintah daerah. Salah satunya keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia selama 13 tahun berturut-turut.
Menurut Nanang, berbagai penghargaan yang diraih Ciamis tidak lepas dari sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat.
“Raihan ini merupakan bukti nyata adanya koordinasi dan sinergi yang kuat di antara seluruh lapisan, baik pemerintah maupun masyarakat, demi memajukan Kabupaten Ciamis,” ujarnya.
Ia menambahkan, Hari Jadi Ciamis bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk menengok perjalanan sejarah sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas usia Ciamis yang telah menginjak 384 tahun. Menurutnya, momentum milangkala ini bukan sekadar seremonial, melainkan sarana evaluasi dan refleksi atas pencapaian pembangunan serta penghormatan atas jasa para leluhur.
Bupati Herdiat memaparkan sejumlah prestasi membanggakan yang berhasil diraih, termasuk penghargaan internasional yang menobatkan Ciamis sebagai Kota Kecil Terbersih di tingkat ASEAN, serta pengelolaan keuangan berupa opini WTP 13 kali berturut-turut.
“Penghargaan dan prestasi yang kita raih ini bukanlah tujuan akhir. Ini adalah indikator dari adanya sinergitas, kolaborasi, dan kesungguhan kita semua dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Terima kasih atas kontribusi nyata dari seluruh elemen, mulai dari forkopimda, akademisi, insan media, hingga seluruh lapisan masyarakat,” tutur Bupati Herdiat.
Sementara itu, Sekda Jawa Barat Herman Suryatman memberikan apresiasi terhadap berbagai kemajuan yang telah dicapai Kabupaten Ciamis. Ia menilai birokrasi di Tatar Galuh mampu menunjukkan kinerja yang baik dan konsisten dalam menghadirkan pelayanan kepada masyarakat.
“Tidak mungkin ada Jawa Barat yang istimewa tanpa adanya Ciamis yang istimewa, maju, dan berkelanjutan. Jawa Barat yang istimewa sejatinya adalah akumulasi dari daerah-daerahnya,” kata Herman.
Dalam kesempatan itu, Herman mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus belajar dari sejarah dan menjadikannya sebagai bekal menghadapi masa depan.
Menurutnya, kehidupan selalu berkaitan dengan tiga dimensi waktu, yakni masa lalu sebagai sumber pembelajaran, masa kini sebagai ruang persiapan, dan masa depan yang harus disongsong dengan optimisme.
Ia juga menilai nilai-nilai yang diwariskan para leluhur Galuh telah menjadi fondasi kuat bagi pembangunan daerah hingga saat ini. Karena itu, semangat para pendahulu perlu terus dijaga dan diwujudkan melalui kerja nyata.
Berbagai prestasi yang diraih Kabupaten Ciamis pun mendapat sorotan positif. Mulai dari penghargaan Anugerah Binokasih, Gapura Sri Baduga, capaian reformasi birokrasi, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), keterbukaan informasi publik, hingga kualitas pelayanan publik yang dinilai sangat baik di tingkat Jawa Barat.
Meski demikian, Herman mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat semua pihak cepat berpuas diri. Di tengah keterbatasan fiskal yang dihadapi daerah, inovasi dan kolaborasi harus terus diperkuat agar pembangunan tetap berjalan optimal.
Mengusung tema “Meneguhkan Kemandirian, Mengukuhkan Keteguhan, dan Memantapkan Keberdayaan”, peringatan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis menjadi momentum untuk mempererat semangat sabilulungan dalam menjaga prestasi sekaligus menjawab berbagai tantangan pembangunan yang akan datang. (Ayu/CN/Djavatoday)

