Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan Polsek Cihaurbeuti Polres Ciamis. Senin malam (24/8/2026), polisi bersama unsur TNI dan masyarakat menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dengan menyasar peredaran minuman keras (miras) di wilayah Kecamatan Cihaurbeuti.
Operasi tersebut dimulai sekitar pukul 22.00 WIB. Petugas menyambangi sejumlah warung dan lokasi yang diduga menjadi tempat penjualan minuman beralkohol tanpa izin.
Kegiatan dipimpin personel Polsek Cihaurbeuti dengan melibatkan Kanit Sabhara AIPTU Muhjaeri dan KA SPKT I Aipda Oyo Kartoyo. Dalam operasi itu, anggota Koramil Cihaurbeuti serta unsur Front Persaudaraan Islam (FPI) Kecamatan Cihaurbeuti, yakni Ust Burhan dan Ust Fatah dari bidang nahi munkar, turut dilibatkan.
Satu per satu lokasi yang menjadi sasaran diperiksa petugas. Dari beberapa tempat yang didatangi, polisi menemukan dan mengamankan puluhan botol minuman keras dari berbagai merek.
Di Dusun Kaler, Desa Cihaurbeuti, petugas menemukan sejumlah minuman beralkohol yang terdiri dari berbagai jenis, mulai dari minuman golongan anggur, bir hingga jenis minuman beralkohol lainnya.
Temuan serupa juga didapati di wilayah Sukahaji dan Sukamulya. Selain botol minuman keras yang masih berisi, petugas menemukan sejumlah botol kosong yang diduga berkaitan dengan aktivitas penjualan minuman beralkohol.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Cihaurbeuti IPTU Agus Predi Muharom, S.IP., M.Si., mengatakan Operasi Pekat dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk mengurangi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Menurutnya, peredaran miras perlu mendapat perhatian karena dapat menjadi salah satu faktor yang memicu terjadinya gangguan kamtibmas maupun tindak kriminalitas.
“Operasi Pekat ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mencegah berbagai bentuk penyakit masyarakat. Kami akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Agus.
Ia menambahkan, menjaga kamtibmas bukan hanya menjadi tugas kepolisian. Masyarakat juga memiliki peran penting dengan ikut mengawasi lingkungan masing-masing dan menyampaikan informasi apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan.
Sinergi antara polisi, TNI dan unsur masyarakat dalam operasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warga Cihaurbeuti. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif. Operasi pun berjalan lancar hingga selesai. (Ayu/CN/Djavatoday)

