Sabtu, Mei 25, 2024

Mitos Pantangan Warga Sumedang Kunjungi Situ Panjalu Ciamis Terpecahkan Lewat Kirab Mahkota Binokasih

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Setelah sekian lama mitos pantangan atau larangan warga Sumedang mengunjungi/menyeberangi Situ Lengkong Panjalu, Ciamis kini terpecahkan. Hal itu ditandai dengan even Kirab Mahkota Binokasih yang dilakukan Keraton Sumedang Larang.

Konon selama ini warga Sumedang tidak ada yang berani menyeberangi Situ Lengkong Panjalu ke Nusa Larang atau Nusa Gede yang berada tengah danau, meski pakai perahu. Biasanya pulau di tengah danau itu menjadi tujuan ziarah para wisatawan.

Mitos tersebut sudah ada sejak lama dan dipercaya sejak ratusan tahun lalu. Warga Sumedang yang menyeberangi Situ Lengkong konon akan celaka atau tenggelam. Sebagain warga Sumedang masih mempercayai mitos itu.

Kirab Mahkota di Kabupaten Ciamis dilaksanakan di dua lokasi, yakni Astana Gede Kawali dan Situ Lengkong Panjalu, Rabu (17/4/2024).

Mahkota tersebut diarak dan dibawa ke Nusa Larang menggunakan perahu. Tidak hanya warga Ciamis, tapi juga warga Sumedang dan keturunan Kerajaan Sumedang Larang pun ikut menyeberang.

Ada juga yang menduga mitos itu dibuat oleh kolonial Belanda untuk memecah belah. Mengingat Kerajaan Galuh dan Kerajaan Sumedang Larang masih satu keturunan dan punya ikatan emosional.

“Kirab Mahkota Binokasih ini semua memecahkan mitos, mematahkan mitos bahwa orang Sumedang yang Ulin ke Situ Panjalu Matak cilaka. Dengan rangkaian kegiatan Kerajaan Keraton Sumedang Larang nyeberang ke Nusa Larang, muter di Situ Lengkong dengan perahu, selamat tidak apa-apa. Nah ini mematahkan mitos tidak bisa nyeberang ke Nusa Larang,” ujar Kabid Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Ciamis Dian Kusdiana, Jumat (20/4/2024).

Untuk itu, Dinas Pariwisata Ciamis giliran memberikan informasi, pemasaran pariwisata kepada warga Sumedang. Sehingga warga Sumedang bisa berwisata ke Situ Lengkong Panjalu, Astana Gede Kawali dan Situs Karangkamulyan.

Sebelumnya, Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Ciamis kembali digelar kedua kalinya. Mahkota diarak di dua tempat bersejarah di Ciamis yakni Astana Gede Kawali dan Situ Lengkong Panjalu. Tempat tersebut diyakini sebagai lokasi peninggalan Kerajaan Galuh. (Ayu/CN/Djavatoday)

Viral Ratusan Pencari Kerja Melamar Kerja ke Warung Seblak hingga Antre di Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Viral di media sosial video yang memperlihatkan ratusan pencari kerja antre melamar pekerjaan di sebuah warung seblak di Kabupaten Ciamis. Video tersebut...

Melihat Kegiatan Budaya Ngarumat Lembur di Desa Cisontrol Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Ratusan warga Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, mengikuti kegiatan budaya Ngarumat Lembur. Kegiatan tersebut digelar pada Rabu (22/5/2024). Ngarumat Lembur tersebut...

Polres Ciamis Punya Lapangan Tembak, Latih Kemampuan Anggota Menembak

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Polres Ciamis kini memiliki lapangan tembak bernama Satya Haprabu 8904. Lapangan tembak tersebut dibangun untuk melatih kemampuan menembak para anggota. Kapolda Jawa...

Pipa Transmisi Gunung Cupu Masih Diperbaiki, Perumda Tirta Galuh Ciamis Bagi Dua Layanan Air Bersih

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pipa Transmisi milik Perumda Tirta Galuh di Gunung Cupu, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, masih dalam perbaikan. Akibatnya pelayanan distribusi air bersih...
Kartu Anggota Perpus
Kartu Anggota Perpus
Daftar Perpus 1
Daftar Perpus 2

Terpopuler

Lainnya