Rabu, April 17, 2024
namakamu.com
namakamu.com
namakamu banner id
namakamu banner id

Kisah Eyang Dalem Jangkung Tokoh Penyebar Islam di Desa Girilaya Ciamis

namakamu.com
namakamu.com
namakamu banner id
namakamu banner id

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Eyang Dalem Jangkung atau Ki Buyut Ardi Sela adalah seorang tokoh penyebar Agama Islam di wilayah Desa Cinyasag dan Desa Girilaya, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis.

Ia juga merupakan orang pertama yang membuka wilayah Desa Muncang Pandak yang kini berganti nama menjadi Desa Cinyasag.

Masyarakat mengenal sosok Dalem Eyang Jangkung sebagai seorang pemimpin pemerintahan yang punya ilmu kesaktian tinggi. Warga selalu menuruti perintahnya, karena apabila melanggar akan mendapat akibatnya.

Konon, Eyang Dalem Jangkung juga memiliki pengawal siluman harimau. Hingga kini sosok siluman harimau itu kerap muncul pada malam tertentu atau ketika keturunannya membutuhkan pengawalan. Sehingga sosok itu dikenal warga sebagai pelindung warga desa setempat.

Tak heran keberadaan makam Keramat Dalem Jangkung yang berada di Blok Pasir Sukatingallaya, Dusun Calincing, Desa Girilaya saat ini masih dijaga kelestariannya. Warga pun masih memegang amanat untuk tidak melanggar aturan kepemerintahan.

Wa Sukri, warga setempat, yang juga keturunan kesembilan Eyang Dalem Jangkung bercerita, sesepuhnya itu dulu menyebarkan agama Islam selama 35 tahun. Sebelum diturunkan kepada sahabatnya dan putranya.

Amanah dari Eyang Dalem Jangkung agar membangun kantor balai desa sebagai pusat pemerintahan jaraknya harus 100 meter dari arah kuburannya, sebelah utara pohon kelapa dua. Ketika larangan itu tidak dituruti makan akan ada akibatnya.

“Kejadian itu memang nyata, ketika sedang membangun kantor balai desa yang pertama, tidak sesuai dengan amanat yang ditentukan oleh Dalem Jangkung tersebut. Ada 8 orang warga Desa Girilaya yang meninggal secara bersamaan,” jelasnya.

Ada juga orang yang akan berniat jahat kepada warga Desa Girilaya maka ia tidak bisa pulang. Orang itu lupa jalan serta gelap terhalang kabut.

“Saya sendiri menceritakan kisah ini, haya dari cerita yang turun temurun yang saya tahu dari para orang tua dulu. Mungkin banyak kekurangan serta kebenaran dari isi cerita tersebut, ” pungkasnya. (Andra/CN/Djavatoday)

Calon Pengantin Wanita Asal Ciamis Jadi Korban Kecelakaan Maut Km 58 Tol Japek

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Nia Kania (31) warga Desa Karangpari, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, merupakan satu dari 12 korban meninggal dunia kecelakaan maut Km 58...

Hadiri Halalbihalal PWRI, Herdiat Pamit dari Jabatan Bupati Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan permohonan maaf sekaligus pamit dari jabatan sebagai orang nomor satu di Ciamis. "5 tahun ini terasa singkat,...

9 Warga Ciamis Korban Kecelakaan Maut Km 58 Tol Japek, Disdukcapil Terbitkan Akta Kematian

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Disdukcapil Ciamis menerbitkan akta kematian para korban kecelakaan maut GranMax di Km 58 Tol Japek (Jakarta-Cikampek). Dari 9 korban yang dibawa...

Isak Tangis Keluarga saat Pemakaman Korban Kecelakaan Maut Km 58 Tol Japek di Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Sembilan Jenazah korban kecelakaan maut GranMax di Km 58 Tol Jakarta-Cikampek (Japek) tiba di Ciamis, Senin (15/4/2024) malam pukul 22.30 WIB....

Terpopuler

Lainnya