Selasa, April 16, 2024
namakamu.com
namakamu.com
namakamu banner id
namakamu banner id

Kasus Anjing Gigit Warga di Cisadap, Ini Imbauan Disnakkan Ciamis

namakamu.com
namakamu.com
namakamu banner id
namakamu banner id

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kasus anjing serang dan gigit warga yang terjadi di Desa Cisadap, Kecamatan Ciamis mendapat perhatian Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Ciamis.

Disnakkan Ciamis kini tengah melakukan observasi terhadap anjing yang menyerang warga hingga mengalami luka robek di wajah. Observasi itu dilakukan untuk melihat anjing tersebut rabies atau tidak.

Intan, Ketua Tim Subtansi Kesehatan Hewan dan Ikan Disnakkan Ciamis mengatakan, setelah mendapat laporan adanya kasus anjing Gigit warga pihak ha langsung respons.

“Kami lakukan penanganan sesuai SOP. Untuk hewannya kami observasi selama 14 hari ke depan. Kami imbau ke pemiliknya agar anjingnya tetap diberi makan dan minum di kandang. Jangan dikeluarkan selama 14 hari itu. Apabila anjingnya sehat kami akan berikan vaksinasi rabies,” ungkapnya, Minggu (4/2/2024).

Intan mengaku Disnakkan Ciamis saat ini belum memiliki data jumlah atau populasi anjing peliharaan warga yang digunakan untuk berburu. Meski demikian, pihaknya tetap berkoordinasi dannkoninikasi dengan para komunitas pemelihara anjing berburu. Kemudian Disnakkan juga memberikan pelayanan kesehatan dengan pemberian vaksin rabies.

“Kami akan melaksanakan gerakan vaksinasi untuk anjing pemburu, akan kerja sama dengan pemerintah desa. Terutama untuk pengendalian penyakit dan juga pencegahan rabies di 27 kecamatan di Ciamis,” jelasnya.

“Kami juga melaksanakan pembinaan teknis kesehatan hewan di selter penampungan baik itu hewan kesayangan, khususnya hewan kucing. Ada beberapa yang melaksanakan vaksinasi rabies dan sosialisasi tentang rabies,” tambahnya.

Untuk mencegah adanya kasus anjing gigit warga, Disnakkan Ciamis pun mengungkap ciri-ciri anjing yang terkena rabies. Biasanya anjing cenderung berubah perilaku menjadi galak, takut cahaya, takut air ,dan air liurnya banyak akibat banyak parasit di otot pipi dan lehernya. Sehingga tidak bisa menelan.

“Kami imbau kepada masyarakat pecinta hewan seperti kucing anjing, pada umur mulai 4 bulan agar vaksinasi. Sedangkan untuk anjing tidak diliarkan atau harus dikandangkan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap rabies,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

Nanang Permana Ambil Formulir Pendaftaran Penjaringan Bakal Calon Bupati Ciamis dari PDI Perjuangan

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Nanang Permana, Ketua DPC PDI Perjuangan Ciamis mengambil formulir pendaftaran bakal calon Bupati Ciamis di DPC PDI Perjuangan Ciamis. Nanang Permana...

Minibus Putih Terguling di Jalur Mudik Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Sebuah minibus putih terguling di Jalur Mudik Ciamis tepatnya di Jalan Jendral Sudirman, depan SMKN 1 Ciamis, Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis,...

Tembok Pagar SMPN 1 Panjalu Ciamis Ambruk, Arus Lalu Lintas Sempat Tertutup

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Tembok pagar di depan SMPN 1 Panjalu, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ambruk. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (14/4/2024) sore. Tidak...

5 Wisata Alam di Ciamis untuk Libur Lebaran yang Menarik Dikunjungi

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kabupaten Ciamis punya sejumlah wisata yang menyajikan keindahan alam dan menarik untuk dikunjungi. Di libur lebaran 2024 ini merupakan waktu yang...

Terpopuler

Lainnya